BYD Pertimbangkan Nikel Indonesia Jadi Bahan Baku Baterai Mobil Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Minggu, 21 Januari 2024 | 15:27 WIB
BYD Pertimbangkan Nikel Indonesia Jadi Bahan Baku Baterai Mobil Listrik
Peluncuran perdana BYD di Indonesia pada Kamis (18/1/2024). [Antara]

Suara.com - Perusahaan mobil listrik asal China, Build Your Dreams atau BYD resmi meramaikan pasar mobil listrik ndonesia dengan membawa 3 produk sekaligus.

Namun demikian, BYD mengklaim, mobil listrik yang mereka tawarkan tidak menggunakan nikel. Di mana seperti diketahui, Indonesia memiliki sumber daya nikel yang merupakan bahan baku untuk mengembangkan baterai kendaraan listrik.

Liu Xueliang selaku General Manager BYD Asia-Pacific mengatakan bahwa pabrikannya saat ini menggunakan baterai lithium ferro phosphate (LFP), jenis ini tidak memiliki kandungan nikel.

"Untuk baterai di ketiga mobil yang kami luncurkan di Indonesia, kami punya lifetime dalam baterai karena BYD pakai yang LFT, ini salah satu bahan baku baterai mobil listrik yang aman untuk saat ini," kata Liu Xueliang, baru-baru ini, Minggu (21/1/2024).

Meskipun demikian, saat melihat potensi bahan baku nikel di Indonesia, BYD mengaku akan mempertimbangkan untuk memakai sumber daya tersebut. 

"Kita tahu Indonesia memiliki (sumber daya) nikel yang banyak. Maka dari itu, BYD akan mempelajari lebih lanjut terkait penggunaan sumber bahan baku Nikel di Indonesia," ungkapnya.

Ia menambahkan jika pihaknya juga akan menganalisa pasar terkait dengan penggunaan nikel ini untuk pengembangan bisnis di Indonesia.

Dikabarkan sebelumnya, kehadiran BYD di Indonesia menelan investasi 1,3 miliar USD atau setara Rp 20,3 triliun).

BYD bahkan berencana untuk membangun pabrik dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun. 

baca juga

Sedangkan sebagai penanda kehadira di Indonesia, perusahaan telah memperkenalkan mobil listrik BYD Dolphin, BYD Atto 3 dan BYD Seal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eropa akan Berlakukan Paspor Baterai Kendaraan, Apa Itu?

Eropa akan Berlakukan Paspor Baterai Kendaraan, Apa Itu?

Otomotif | Sabtu, 20 Januari 2024 | 19:19 WIB

Menko Marves Soroti Pabrik EV, Ubah Kebiasaan

Menko Marves Soroti Pabrik EV, Ubah Kebiasaan

Otomotif | Sabtu, 20 Januari 2024 | 14:39 WIB

Bentuk Ekosistem EV Terintegrasi, Indonesia Perlu Strategi

Bentuk Ekosistem EV Terintegrasi, Indonesia Perlu Strategi

Otomotif | Sabtu, 20 Januari 2024 | 08:05 WIB

Konsumen EV Meningkat, Menko Perekonomian Apresiasi Pabrikan

Konsumen EV Meningkat, Menko Perekonomian Apresiasi Pabrikan

Otomotif | Jum'at, 19 Januari 2024 | 20:26 WIB

Lokasi Harta Karun Litium Indonesia Terungkap, Kunci Jadi Raja Kendaraan Listrik Dunia

Lokasi Harta Karun Litium Indonesia Terungkap, Kunci Jadi Raja Kendaraan Listrik Dunia

Otomotif | Jum'at, 19 Januari 2024 | 17:16 WIB

Bawa Mobil Listrik Import, BYD Masih Malu-Malu Ungkap Pabrik di Indonesia

Bawa Mobil Listrik Import, BYD Masih Malu-Malu Ungkap Pabrik di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 19 Januari 2024 | 16:12 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×