Anti-Gamang Belajar Menyetir Mobil Saat Hujan

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 24 Januari 2024 | 08:56 WIB
Anti-Gamang Belajar Menyetir Mobil Saat Hujan
Ilustrasi belajar menyetir mobil selagi hujan [Shutterstock/Martin Novak]

Suara.com - Dalam dunia balap Formula 1 (F1) ada dua nama yang dikenal sebagai The Rain Master alias jawaranya saat melahap trek basah, yaitu Ayrton Senna, dan Michael Schumacher. Keduanya sama-sama menyandang gelar juara dunia F1 dan lebih dari sekali, serta menyatakan mesti belajar di balik kemudi agar bisa terus melesat di bawah siraman air serta cuaca tidak bersahabat.

Meski pun tidak menjadi pembalap atau ingin berkompetisi, mengemudikan mobil saat hujan adalah hal tidak terhindarkan dalam aktivitas sehari-hari.

Awalnya mungkin ada rasa gamang atau ngeri, was-was, dan ketidaknyamanan. Akan tetapi dengan tips yang dibagikan Auto2000 ini harapannya skill bisa terus diasah sehingga mantap meluncur saat berada di bawah derasnya air hujan.

"Belajar mengemudi saat hujan merupakan keterampilan yang penting untuk dimiliki, mengingat cuaca yang tidak dapat diprediksi secara pasti. Perlu memahami beberapa tips agar perjalanan tetap aman dan terkendali saat menghadapi kondisi hujan," demikian dituliskan dalam laman resmi Auto2000. 

Ilustrasi Lampu Hazard. (yourmechanic.com)
Ilustrasi lampu hazard yang penggunaannya untuk kondisi emergency saat mobil dalam kondisi berhenti  (yourmechanic.com)

Untuk keamanan belajar mengemudi mobil saat hujan, bisa dianggap aman dengan syarat pengemudi memahami dan menerapkan langkah-langkah yang diperlukan.

Perlu diingat bahwa kondisi jalan yang basah dan licin berpotensi menimbulkan tantangan ekstra, akan tetapi dengan kewaspadaan yang meningkat, pengendalian kendaraan yang baik, serta penyesuaian terhadap kecepatan, belajar mengemudi saat hujan dapat menjadi pengalaman yang relatif aman. 

Catatan bagi pengemudi pemula, dibutuhkan perhatian untuk mengambil langkah-langkah pencegahan seperti menjaga jarak dengan kendaraan di depan, mengurangi kecepatan, dan memastikan rem berfungsi dengan baik. Juga belajar mengenali potensi bahaya, seperti genangan air atau jalanan yang licin, serta mengerti makna tanda-tanda atau rambu lalu-lintas.

Berikut tips belajar mengemudikan mobil di bawah hujan secara aman dari Auto2000:

Tips agar percaya diri mengemudikan mobil di trek basah

baca juga

Kendalikan mobil secara waspada

Saat mengemudi di jalan basah, prioritas utama adalah mengendalikan mobil dengan waspada. Hindari gerakan yang tiba-tiba, seperti putaran kemudi yang mendadak atau pengereman yang keras.

Gerakan yang kasar dapat menyebabkan mobil kehilangan traksi, sehingga penting untuk selalu mengemudi dengan penuh kewaspadaan. Perhatikan respons mobil terhadap setiap gerakan yang dilakukan pengemudi, dan kerjakan proses operasional mobil secara bertahap, bukan tergesa-gesa.

Hindari rem secara mendadak

Pengereman mendadak berpotensi menjadi pemicu kehilangan traksi dan selip di jalan basah. Sebagai alternatif, coba untuk menghindari pengereman mendadak dengan merencanakan setiap pengereman secara perlahan dan bertahap.

Memberikan tekanan rem secara perlahan akan membantu menjaga traksi dan mengurangi risiko kecelakaan.

Perhatikan selalu tanda-tanda bahaya di ruas jalan raya

Kepercayaan diri dalam mengemudi di jalan basah juga didukung kemampuan dalam memahami dan merespons tanda-tanda bahaya. Selalu perhatikan rambu di jalan raya dan tanda khas hujan, seperti genangan air yang dalam, jalanan licin akibat minyak atau kotoran, serta kawasan rawan longsor.

Hindari daerah-daerah yang berpotensi berbahaya dan selalu waspada terhadap kondisi jalan di sekitar. Meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar akan membantu mengantisipasi potensi risiko dan menjaga keamanan perjalanan.


Tips persiapan teknis sebelum mengemudikan mobil saat hujan

Periksa kondisi mobil sebelum berangkat

Sebelum memulai perjalanan, pastikan untuk memeriksa kondisi mobil terlebih dahulu. Pastikan ban mobil dalam kondisi baik dan tekanan udara ban sudah sesuai. Selain itu, pastikan kaca mobil bersih dan fungsi wiper dalam kondisi yang bisa digunakan dengan aman. Hal ini akan membantu meningkatkan visibilitas saat mengemudi di jalan basah.

Persiapan juga bisa dilakukan di bengkel authorized seperti bengkel Auto2000 yang menyediakan berbagai layanan termasuk pengecekan mobil layak jalan di musim hujan.

Paham pengaturan kecepatan dan jarak dengan kendaraan lain

Saat hujan, mengurangi kecepatan berkendara sangatlah penting. Selalu pertahankan jarak yang aman dengan kendaraan di depan untuk menghindari tabrakan akibat pengereman mendadak. Selalu ingat, kecepatan berlebih dan jarak yang terlalu dekat mampu meningkatkan risiko kecelakaan di jalan basah.

Penggunaan lampu dan pengaturan visibilitas secara tepat

Gunakan lampu utama untuk memperjelas keberadaan mobil yang dibawa dan tambahkan lampu kabut bila diperlukan.

Pahami penggunaan lampu hazard, yaitu digunakan dalam kondisi berhenti dan bukan saat melaju. Penggunaan salah membingungkan pengemudi lainnya dan berpotensi mendatangkan bahaya.

Jaga visibilitas dengan pengaturan wiper yang tepat dan jaga kaca mobil tetap bersih dari genangan air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 13:01 WIB

Berijazah tapi Mati Rasa: Saat Kuliah Cuma Jadi Syarat Cari Kerja

Berijazah tapi Mati Rasa: Saat Kuliah Cuma Jadi Syarat Cari Kerja

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:45 WIB

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:50 WIB

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Lewat Festival Lab Belajar Ibu, Tiga Perempuan Bagikan Makna Kesuksesan yang Beragam

Lewat Festival Lab Belajar Ibu, Tiga Perempuan Bagikan Makna Kesuksesan yang Beragam

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Terkini

Riset: Benarkah SPKLU Bikin Baterai Mobil Cepat Rusak?

Riset: Benarkah SPKLU Bikin Baterai Mobil Cepat Rusak?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 14:54 WIB

Rudal Houthi Serang Madinah, 4 Negara Langsung Naik Pitam

Rudal Houthi Serang Madinah, 4 Negara Langsung Naik Pitam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:53 WIB

Siapkan Wishlist-mu! Ini Berbagai Keseruan yang Menanti di USS Jakarta 2026

Siapkan Wishlist-mu! Ini Berbagai Keseruan yang Menanti di USS Jakarta 2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:46 WIB

Moisturizer Sebaiknya Digunakan Pagi atau Malam? Kenali Aturan Pakainya

Moisturizer Sebaiknya Digunakan Pagi atau Malam? Kenali Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:45 WIB

Penyadapan Prabowo Terungkap, Istana Tegaskan Terus Bersih-Bersih dan Waspada

Penyadapan Prabowo Terungkap, Istana Tegaskan Terus Bersih-Bersih dan Waspada

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:44 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:43 WIB

Kenaikan Air Laut Ancam Pesisir Pantura Jateng, BPGMN Perkuat Mangrove Jadi Benteng Alami

Kenaikan Air Laut Ancam Pesisir Pantura Jateng, BPGMN Perkuat Mangrove Jadi Benteng Alami

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 14:42 WIB

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:41 WIB

Usia 50 Tahun Boleh Pakai Retinol? Begini Cara Pakai yang Aman untuk Kulit

Usia 50 Tahun Boleh Pakai Retinol? Begini Cara Pakai yang Aman untuk Kulit

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:40 WIB

Bisakah Busi Mobil Lawas yang Sudah Dibersihkan Dipakai Lagi? Ini Penjelasan dan Cara Amannya

Bisakah Busi Mobil Lawas yang Sudah Dibersihkan Dipakai Lagi? Ini Penjelasan dan Cara Amannya

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 14:39 WIB

×