Di Mobil Dedi Mulyadi, Saksi Kunci Kasus Vina Ungkap Kesaksian Palsu, Diarahkan Oleh Oknum Polisi

Denada S Putri, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 21 Juli 2024 | 14:56 WIB
Di Mobil Dedi Mulyadi, Saksi Kunci Kasus Vina Ungkap Kesaksian Palsu, Diarahkan Oleh Oknum Polisi
Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Suara.com - Sosok pria yang tengah dicari-cari netizen dalam kasus pembunuhan Vina akhirnya muncul di hadapan publik. Ia pun datang bertemu dengan Dedi Mulyadi untuk bercerita apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus Vina.

Dalam sebuah Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, pria bernama Dede akhirnya jujur atas tindakan yang selama ini dilakukannya. Pria ini bercerita secara gamblang di dalam mobil.

Ternyata ia memberikan keterangan palsu pada kasus pembunuhan Vina Cirebon. Dede Diminta oleh ayah Eky, Iptu Rudiana untuk mengikuti skenarionya.

"Saya diarahin, saya bingung," ucap Dede, dikutip dari YouTube Dedi Mulyadi.

Dede sebenarnya tak mau memberikan kesaksian pada kasus Vina Cirebon lantaran ia tahu bahwa itu merupakan kesaksian palsu.

"Saya di dalam hati enggak mau jadi saksi, tapi saya takut, saya kan enggak ngerti hukum," kata Dede.

Dede lalu menegaskan bahwa sebenarnya ia tidak pernah tahu tentang kematian Vina dan Eky.

"Saya enggak pernah peristiwa itu sama sekali pak," ujar Dede.

Dede mengaku memberikan keterangan palsu dalam kasus Vina Cirebon (Youtube)
Dede mengaku memberikan keterangan palsu dalam kasus Vina Cirebon (Youtube)

Namun sebelum masuk ke dalam ruang penyidik dan di-BAP, Dede diberikan pengarahan oleh Iptu Rudiana dan temannya Aep.

baca juga

Dede dipaksa mengaku melihat Vina dan Eky dilempari batu oleh 8 pemuda bernama Rivaldi Aditya Wardana, Eko Ramdani, Hadi Saputra, Eka Sandy, Jaya, Supriyanto, Sudirman, dan Saka Tatal. Diketahui bahwa 7 pemuda tersebut kini divonis penjara seumur hidup.

Sementara Saka Tatal, divonis 8 tahun penjara, dan kini sudah bebas.

Dede mengungkapkan bahwa sebelum masuk ke dalam ruangan, ia diberikan pengarahan oleh Iptu Rudiana dan Aep.

"Sebelum saya masuk ruangan, saya dibilangin dulu,

"Kamu bilang aja lagi ke warung, ada orang nongkrong ngelemparin batu dan bambu, lalu melakukan pengejaran'," ucap Dede.

"Siapa yang ngomong begitu?" tanya Dedi Mulyadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hyundai Berkolaborasi dengan Banyak CPO, Tambah Ratusan Charging Station

Hyundai Berkolaborasi dengan Banyak CPO, Tambah Ratusan Charging Station

Otomotif | Sabtu, 20 Juli 2024 | 20:09 WIB

Dukung Binzen-Abang Ijo, Dedi Mulyadi Klaim Mampu Selesaikan Permasalahan di Purwakarta

Dukung Binzen-Abang Ijo, Dedi Mulyadi Klaim Mampu Selesaikan Permasalahan di Purwakarta

Kotak Suara | Minggu, 21 Juli 2024 | 03:05 WIB

Suzuki eVX Mejeng di GIIAS 2024, Siap Guncang Pasar Mobil Listrik Indonesia?

Suzuki eVX Mejeng di GIIAS 2024, Siap Guncang Pasar Mobil Listrik Indonesia?

Video | Minggu, 21 Juli 2024 | 09:05 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×