Berantas Pelanggar Aturan Lalu Lintas: "Bounty Hunter" di Vietnam Dapat Fasilitas, Hadiah Tembus 3 Juta Rupiah

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 07 Januari 2025 | 12:39 WIB
Berantas Pelanggar Aturan Lalu Lintas: "Bounty Hunter" di Vietnam Dapat Fasilitas, Hadiah Tembus 3 Juta Rupiah
Cara Bayar Tilang Elektronik (freepik)

Suara.com - Dalam upaya mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan jalan, pemerintah Vietnam mengambil langkah inovatif dengan melibatkan warga dalam penegakan aturan lalu lintas.

Mulai bulan ini, warga dan organisasi di Vietnam berkesempatan mendapatkan hadiah hingga 5 juta VND (IDR 3.2 juta) jika mereka memberikan bukti pelanggaran keselamatan jalan, baik dilakukan oleh pengendara motor, mobil, atau kendaraan jenis lain.

Besaran hadiah akan bervariasi karena merupakan 10 persen dari jumlah denda, sehingga beberapa pembayaran akan jauh lebih kecil, menurut laporan Carscoops.

Tujuan dan Penggunaan Dana

Program ini diharapkan dapat membuat jalanan lebih aman. Pemerintah Vietnam mengklaim bahwa uang yang diperoleh dari denda tambahan, ditambah 30 persen dari uang yang terkumpul melalui lelang pelat nomor, akan digunakan untuk meningkatkan keselamatan jalan.

Dana tersebut akan membantu pembelian kendaraan dan peralatan, pengembangan sistem informasi, pemeliharaan basis data lalu lintas, mendukung investigasi manajemen kemacetan, dan membayar petugas lalu lintas malam, seperti yang dilaporkan oleh Vietnamnet.

Sejumlah petugas kepolisian memberikan himbauan kepada pengendara yang melanggar peraturan saat Operasi Patuh Jaya 2024 di Jalan Letjen S Parman, Jakarta, Senin (15/07/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah petugas kepolisian memberikan himbauan kepada pengendara yang melanggar peraturan saat Operasi Patuh Jaya 2024 di Jalan Letjen S Parman, Jakarta, Senin (15/07/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Langkah Keselamatan Lainnya

Langkah-langkah keselamatan lainnya yang diperkenalkan di Vietnam pada saat yang sama termasuk pemasangan kamera pengawas, peningkatan denda, dan hukuman yang lebih ketat untuk pelanggaran lalu lintas.

Denda untuk menerobos lampu merah, misalnya, meningkat dari VND 4-6 juta (Rp 2,5-3,8 juta) menjadi VND 18-20 juta (Rp 11,4-12,7 jutaan).

baca juga

Sementara beberapa pelanggaran seperti menghalangi pemeriksaan lalu lintas, tidak mengamankan kargo dengan benar, atau mengabaikan instruksi polisi, sekarang akan dikenakan biaya hingga 30 kali lebih tinggi daripada sebelumnya.

Mulai bulan ini, pengemudi juga akan mendapat notifikasi melalui aplikasi smartphone VNeTraffic jika mereka kepergok melakukan pelanggaran. Hal ini bisa jadi akan diadopsi oleh negara-negara lain di masa depan.

Sejumlah petugas kepolisian memberikan himbauan kepada pengendara yang melanggar peraturan saat Operasi Patuh Jaya 2024 di Jalan Letjen S Parman, Jakarta, Senin (15/07/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah petugas kepolisian memberikan himbauan kepada pengendara yang melanggar peraturan saat Operasi Patuh Jaya 2024 di Jalan Letjen S Parman, Jakarta, Senin (15/07/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Insentif yang Kuat

Rencana hadiah ini memberikan insentif kuat bagi masyarakat untuk mengirimkan rekaman mereka untuk cari cuan.

Meskipun ada sesuatu yang agak kontroversial tentang ide membayar orang untuk informasi, tampaknya Vietnam perlu mengambil tindakan radikal ini.

Polisi berjuang melawan pelanggaran seperti kecepatan berlebih, menerobos lampu merah, berkendara di sisi jalan yang salah, mundur di jalan raya, dan umumnya menyebabkan kekacauan, seperti yang dilaporkan oleh Vietnamnet Global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jago Hadapi Jalan Berlubang, Ini Tips Cerdas untuk Pemotor

Jago Hadapi Jalan Berlubang, Ini Tips Cerdas untuk Pemotor

Otomotif | Senin, 06 Januari 2025 | 19:47 WIB

Sensasi Berkendara Dalam Genggaman: Fitur Booking Test Ride Motorku X Bikin Jatuh Hati

Sensasi Berkendara Dalam Genggaman: Fitur Booking Test Ride Motorku X Bikin Jatuh Hati

Otomotif | Senin, 06 Januari 2025 | 19:44 WIB

Tesla vs BYD, Siapa Raja Mobil Listrik 2024?

Tesla vs BYD, Siapa Raja Mobil Listrik 2024?

Otomotif | Senin, 06 Januari 2025 | 19:10 WIB

Menguak Misteri Aki Lemah Kendaraan, 3 Tanda Ini Wajib Tahu

Menguak Misteri Aki Lemah Kendaraan, 3 Tanda Ini Wajib Tahu

Otomotif | Senin, 06 Januari 2025 | 19:39 WIB

Tilang Sistem Poin Berlaku Tahun Ini, Pelanggar Berat Siap-Siap Bikin SIM Baru

Tilang Sistem Poin Berlaku Tahun Ini, Pelanggar Berat Siap-Siap Bikin SIM Baru

Otomotif | Senin, 06 Januari 2025 | 17:21 WIB

Tampilan Gagah bak Moge, Tapi Pede Pakai Knalpot "Palsu": Kenalan dengan Balistron yang Bikin Kawasaki Heran

Tampilan Gagah bak Moge, Tapi Pede Pakai Knalpot "Palsu": Kenalan dengan Balistron yang Bikin Kawasaki Heran

Otomotif | Senin, 06 Januari 2025 | 17:44 WIB

Terkini

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:00 WIB

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional

Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:05 WIB

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:00 WIB

Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran

Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:43 WIB

×