Honda Dibikin Tak Berdaya di Pasar Tiongkok, Efek BYD?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 17 Maret 2025 | 15:38 WIB
Honda Dibikin Tak Berdaya di Pasar Tiongkok, Efek BYD?
Honda Elevate. (Honda Afrika Selatan)

Suara.com - Di tengah hiruk pikuk kota-kota megah China, sebuah drama industri sedang berlangsung. Honda, sang raksasa otomotif Jepang yang selama ini melenggang dengan percaya diri, kini terhuyung-huyung di pasar terbesar dunia.

Bayangkan: penjualan anjlok 30,9 persen menjadi 852.269 unit di tahun 2024 berdasarkan laporan Nikkei Asia. Untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun, si logo berlogo H gagal mencapai magic number 1 juta unit. Ada apa gerangan?

Jawabannya terletak pada revolusi diam-diam yang menggelegar. China, negeri yang dulu dikenal dengan produk-produk tiruannya, kini justru memimpin revolusi mobil listrik global.

BYD, yang dulu hanya pemain pinggiran, telah menjelma menjadi raja baru dengan penjualan mencengangkan: 3,83 juta unit mobil ramah lingkungan dalam setahun.

"Ini bukan sekadar penurunan biasa, ini tsunami perubahan," demikian komentar para pengamat industri.

Honda, yang terkenal dengan mesin bensin andalannya, mendadak seperti membawa pisau ke medan pertempuran senjata laser.

Konsumen China kini lebih memilih 'kuda besi' bertenaga listrik yang sunyi namun bertenaga, meninggalkan deru mesin konvensional yang mulai terasa kuno.

Menghadapi badai perubahan ini, Honda tidak tinggal diam. Dengan keberanian yang patut diacungi jempol, mereka melakukan "operasi bedah besar-besaran":

  1. Memangkas setengah kapasitas produksi di pabrik Guangdong
  2. Menurunkan total produksi dari 1,49 juta menjadi 960.000 unit
  3. Mengurangi 30 persen tenaga kerja melalui program pensiun dini yang elegan

Namun di balik pengurangan ini, Honda sedang menyusun strategi comeback yang brilian.

baca juga

Di Wuhan dan Guangzhou, dua pabrik mobil listrik canggih telah didirikan dengan total kapasitas produksi 240.000 unit per tahun. Ini bukan sekadar adaptasi—ini adalah metamorfosis total.

New Honda Mobilio RS, sebagai salah satu andalan utama penjualan Honda di Tanah Air [PT HPM].
New Honda Mobilio RS, sebagai salah satu andalan utama penjualan Honda di Tanah Air [PT HPM].

Pertarungan di pasar China kini mirip dengan permainan catur yang kompleks.

Di satu sisi, ada pemain-pemain lokal yang gesit dan inovatif, dipimpin oleh BYD yang kini menjadi benchmark global.

Di sisi lain, ada raksasa-raksasa tradisional seperti Honda yang harus belajar menari dengan irama baru.

Yang menarik, transformasi Honda di China ini seperti mikrokosmos dari revolusi industri otomotif global.

Bayangkan hampir 50% mobil baru di China tahun ini adalah kendaraan energi baru. Angka yang bahkan membuat negara-negara maju tercengang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Juara Baru All England 2025, China dan Korea Selatan Sabet 2 Gelar

Juara Baru All England 2025, China dan Korea Selatan Sabet 2 Gelar

Your Say | Senin, 17 Maret 2025 | 11:05 WIB

3 Drama Wang Anyu yang Tayang di iQIYI, Terbaru Back for You

3 Drama Wang Anyu yang Tayang di iQIYI, Terbaru Back for You

Your Say | Senin, 17 Maret 2025 | 10:05 WIB

4 Upcoming Drama Wang Anyu, Mana yang Kamu Nanti?

4 Upcoming Drama Wang Anyu, Mana yang Kamu Nanti?

Your Say | Minggu, 16 Maret 2025 | 21:03 WIB

Terkini

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:49 WIB

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:19 WIB

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:18 WIB

×