Pesona Toyota Alphard Harga LCGC Bekas: Cek Taksiran Pajak dan Penyakit yang Sering Muncul

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 27 Desember 2025 | 12:42 WIB
Pesona Toyota Alphard Harga LCGC Bekas: Cek Taksiran Pajak dan Penyakit yang Sering Muncul
Ilustrasi Alphard. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Kemewahan "Sultan" kini terjangkau mulai Rp120 jutaan.
  • Waspadai penyakit sliding door elektrik dan komponen kaki-kaki.
  • Varian 2.4L berbagi mesin dengan Camry, solusi hemat perawatan.

Kenyamanan berkendara ditunjang oleh suspensi MacPherson Strut di depan yang menjamin ayunan lembut saat melibas jalanan bergelombang.

Kelemahan dan Penyakit Khas (Wajib Cek!)

Sebagai mantan mobil mewah yang usianya sudah menginjak dua dekade, "penyakit orang tua" pasti mulai bermunculan.

Penyakit paling umum pada Alphard lawas ada pada motor sliding door elektrik yang kerap macet karena roda gigi atau motor listrik yang melemah.

Perbaikan pintu geser otomatis ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, jadi pastikan fitur ini berfungsi normal saat inspeksi unit.

Sektor kaki-kaki dan engine mounting juga wajib diperiksa teliti mengingat bobot mobil yang bongsor memberi beban kerja berat pada komponen tersebut.

Karet boot as roda dan shockbreaker seringkali sudah minta jajan jika pemilik sebelumnya kurang apik dalam perawatan.

Selain itu, motor listrik pada pintu bagasi belakang juga kerap mengalami kemacetan, membuat akses barang menjadi sedikit merepotkan.

Analisis "Total Cost of Ownership"

baca juga

Membeli Alphard tua berarti harus siap dengan biaya operasional layaknya memelihara mobil mewah, bukan mobil murah.

  • Konsumsi BBM: Untuk varian 2.4L, angka realistis dalam kota berkisar 7-9 km/liter. Cukup boros jika dibandingkan MPV modern, tapi sebanding dengan kenyamanannya.
  • Pajak Tahunan (PKB): Estimasi pajak tahunan kini berada di kisaran Rp 3 jutaan (tergantung daerah dan progresif). Masih cukup masuk akal untuk mobil sekelas ini.
  • Suku Cadang Fast Moving: Filter oli, kampas rem, dan busi untuk varian 2.4L harganya setara dengan Toyota Camry, relatif mudah ditemukan di bengkel umum.

Membeli Toyota Alphard Gen 1 adalah tentang menyeimbangkan hasrat kemewahan dengan kesiapan dana cadangan (emergency fund).

Jika Anda siap menyisihkan dana sekitar Rp 10-15 juta untuk peremajaan awal, Alphard Gen 1 adalah Best Value Luxury MPV yang bisa Anda miliki saat ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Toyota Alphard G 2016 Turun, Cek Spesifikasi MPV Mewah Idaman Keluarga

Harga Toyota Alphard G 2016 Turun, Cek Spesifikasi MPV Mewah Idaman Keluarga

Otomotif | Kamis, 18 Desember 2025 | 14:57 WIB

Isi Garasi Endipat Wijaya yang Sindir Donasi Rp10 M ke Sumatera, Punya Koleksi Mobil Rp2,5 M

Isi Garasi Endipat Wijaya yang Sindir Donasi Rp10 M ke Sumatera, Punya Koleksi Mobil Rp2,5 M

Otomotif | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:24 WIB

Menguak Pajak Asli Denza D9 Tanpa Insentif, Lebih Mahal dari Alphard?

Menguak Pajak Asli Denza D9 Tanpa Insentif, Lebih Mahal dari Alphard?

Otomotif | Kamis, 06 November 2025 | 11:32 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×