Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 23 Maret 2026 | 18:50 WIB
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
Eksterior All New Hyundai Palisade dengan grille kokoh serta velg menawan [PT Hyundai Motors Indonesia/HMID].
baca 10 detik
  • Penjualan Hyundai Palisade model 2026 terhenti sementara di Amerika Utara akibat insiden fatal di Ohio pada 7 Maret 2026.
  • Hyundai menyiapkan penarikan kembali (recall) atas lebih dari 68.500 unit Palisade karena masalah kursi elektrik baris kedua.
  • Solusi perbaikan mencakup pembaruan perangkat lunak (OTA) akhir Maret 2026 untuk meningkatkan deteksi hambatan kursi otomatis.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia otomotif global saat penjualan Hyundai Palisade terpaksa dihentikan sementara di pasar Amerika Utara. Langkah ini diambil menyusul kecelakaan fatal yang melibatkan seorang anak berusia dua tahun di Ohio, Amerika Serikat.

Insiden memilukan yang terjadi pada 7 Maret 2026 tersebut mengakibatkan seorang balita meninggal dunia. Berdasarkan laporan, korban terjepit di kursi baris kedua saat fitur pelipatan otomatis diaktifkan secara tidak sengaja.

Merespons tragedi ini, Hyundai langsung mengeluarkan perintah penghentian penjualan untuk varian Palisade Limited dan Calligraphy model tahun 2026 di Amerika Serikat serta Kanada. Pihak pabrikan kini tengah melakukan investigasi mendalam terhadap sistem kursi elektrik pada baris kedua dan ketiga.

Sebagai langkah pencegahan, para pemilik kendaraan diimbau untuk tidak mengoperasikan fitur kursi elektrik jika terdapat penumpang atau benda di area baris belakang. Pengguna juga diminta menghindari menekan tombol sandaran kursi saat proses keluar-masuk penumpang sedang berlangsung.

Program penarikan kembali atau recall kini sedang dipersiapkan untuk mencakup lebih dari 68.500 unit kendaraan. Jumlah ini terdiri dari 60.515 unit di Amerika Serikat dan 7.967 unit di Kanada. 

Regulator keselamatan jalan raya Amerika Serikat atau NHTSA telah mengonfirmasi kampanye recall resmi terhadap puluhan ribu unit Palisade dengan tahun produksi 2026.

Sebagai solusi teknis, Hyundai menjadwalkan rilis pembaruan perangkat lunak over-the-air atau OTA pada akhir Maret 2026. Pembaruan ini dirancang untuk meningkatkan sensitivitas sistem saat mendeteksi hambatan serta menambah lapisan pengamanan dalam pengoperasian kursi otomatis.

Potensi perluasan recall ini juga terbuka ke pasar global lainnya termasuk Australia. Sementara itu di Indonesia, Hyundai Palisade tetap menjadi salah satu pilihan SUV mewah yang dipasarkan dengan rentang harga Rp1,131 miliar hingga Rp1,391 miliar on the road Jakarta. 

Hyundai memastikan seluruh perbaikan dalam proses recall dipastikan gratis tanpa dikenakan biaya bagi pemilik kendaraan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bedah Keunggulan Mitsubishi Destinator  di Segmen SUV Menengah

Bedah Keunggulan Mitsubishi Destinator di Segmen SUV Menengah

Otomotif | Senin, 16 Maret 2026 | 13:01 WIB

Daftar Harga Mobil Hyundai Lengkap Maret 2026, Mana yang Bikin Kesengsem?

Daftar Harga Mobil Hyundai Lengkap Maret 2026, Mana yang Bikin Kesengsem?

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:00 WIB

Teknologi Rangka Baja JETOUR T2 Tahan Beban Hingga 360 Kilogram

Teknologi Rangka Baja JETOUR T2 Tahan Beban Hingga 360 Kilogram

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:54 WIB

Terkini

Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:07 WIB

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:06 WIB

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu

Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

×