Suara.com - Setelah melakukan perjalanan panjang untuk mudik, jelas motor Anda perlu dicek kembali sebelum digunakan untuk "bertempur" setiap hari.
Beberapa komponen motor yang perlu dicek usai mudik bisa Anda cermati di bawah ini, sehingga motor bisa kembali dalam kondisi prima dan aman digunakan.
Ketika digunakan untuk perjalanan mudik, motor akan mengalami penggunaan yang cukup berat.
Tidak hanya dari segi jarak yang relatif jauh, namun juga dari kondisi jalanan yang terbilang ekstrim, lengkap disertai dengan kotoran dan suhu tinggi yang senantiasa menemani.
Banyak komponen dan suku cadang di motor yang akan tergerus akibat penggunaan ini.
Maka dari itu, beberapa bagian perlu dicek, dan dipastikan dalam kondisi baik agar dapat kembali digunakan sebagaimana mestinya.
Apa saja komponen itu?
![Sejumlah pemudik arus balik sepeda motor melintas di Jalan Pantura, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/nz]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/26/44507-arus-balik-mudik-lebaran-2026-pemudik-motor-di-jalur-pantura-pemudik-sepeda-motor.jpg)
1. Ban Motor
Praktis jadi bagian yang mengalami penggunaan paling besar, ban motor harus dicek kondisinya setelah mudik dan arus balik.
Anda dapat memeriksanya memanfaatkan Tread Wear Indicator atau TWI, atau tanda segitiga di sisi ban.
Cermati juga apakah sudah ada keretakan yang muncul atau benda tajam yang menempel pada ban.
Selain itu, pastikan juga tekanan angin dikembalikan ke titik standar pabrikan. Ban yang kurang angin bisa saja mengalami deformasi.
2. Oli Mesin dan Oli Gardan
Selanjutnya adalah oli mesin dan oli gardan. Keduanya adalah komponen yang menjaga suhu mesin agar tetap stabil dalam waktu yang lama, lepas dari kondisi suhu di luar yang tentu tinggi dan membuat komponen ini esensial.
Pada motor matic, pengecekan harus dilakukan pada keduanya. Jika warna oli atau viskositas yang dimiliki sudah menurun, maka jangan ragu untuk menggantinya dengan oli yang baru demi menjaga kinerja mesin tetap stabil.
3. Filter Udara
Komponen ini berfungsi untuk menyaring udara agar tidak ada kotoran yang masuk ke dalam mesin, sekaligus memberikan sirkulasi yang diperlukan guna menjaga suhu. Setelah penggunaan jarak jauh, filter udara wajib dicek.
Terlebih pada filter udara yang bertipe viscous element atau model berpelumas, Anda tidak boleh membersihkannya dengan semprotan angin. Jika sudah sangat kotor, langsung ganti komponen ini demi efisiensi bahan bakar.
4. Sistem Pengereman
Mulai dari kabel rem hingga kampas rem, semua wajib diperhatikan dan dicek kembali. Ketebalan kampas rem depan dan belakang wajib dipastikan tetap aman, dan jangan ragu untuk menggantinya dengan yang baru.
Cek kejernihan minyak rem. Jika warna minyak rem sudah mulai gelap, maka titik didihnya akan turun dan bisa memicu kondisi rem blong saat kampas atau piringan cakram suhunya terlalu tinggi.
5. Sistem Pendingin
Komponen kelima adalah sistem pendinginan yang ada di motor. Anda dapat mengecek apakah cairan coolant yang ada di tabung reservoir masih ada, dan tidak kurang dari batas Lower yang ada di sana.
Jika motor Anda sering mengalami mesin panas berlebih selama atau setelah mudik, maka coba kembali cek bagian ini.
Bukan tidak mungkin waktunya mengganti air radiator, sehingga kembali berfungsi optimal. Mengganti air radiator juga dapat membantu membersihkan endapan yang ada.
6. Cek Bagian CVT
Jika Anda menggunakan motor matic, maka pastikan juga untuk mengecek bagian CVT dari motor yang Anda gunakan. Bagian ini rawan mengalami tingkat kekotoran yang luar biasa jika seal-nya tidak terpasang dengan baik.
Jangan ragu membersihkannya secara total agar motor matic kembali pada performa terbaiknya.
Itu tadi sedikit penjelasan tentang beberapa komponen motor yang perlu dicek usai mudik, dan jangan ragu melakukan servis. Semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian