Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Agatha Vidya Nariswari | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 12:10 WIB
Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah
Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah (Pexel)
  • Imbas perang Timur Tengah, Australia pangkas 50 persen pajak BBM guna redam lonjakan harga. 
  • Pemerintah dan Pertamina sepakat menahan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi per April 2026. 
  • Stok energi nasional dipastikan aman sehingga masyarakat diimbau tidak panik memborong bahan bakar. 

Suara.com - Ketegangan perang di Timur Tengah memicu gejolak harga minyak mentah dunia, namun banderol BBM jenis Pertalite hingga Pertamax di Tanah Air dipastikan tidak naik. Di sisi lain, fenomena tak terduga justru terjadi di Australia yang merespons krisis ini dengan cara berbeda.

Ketika minyak mentah dunia kini menembus angka 116 dollar AS (sekitar Rp 1,79 juta) per barel akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran, negara-negara kelimpungan.

Namun, sebuah anomali terjadi di Australia. Alih-alih meroket, harga bahan bakar di Negeri Kangguru itu justru turun.

Kuncinya ada pada intervensi pemerintah. Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengambil langkah drastis dengan memotong pajak bahan bakar sebesar 50 persen, terhitung mulai 1 April hingga 30 Juni 2026.

Langkah ini diambil sebagai bantal peredam tekanan finansial warganya.

Efeknya langsung terasa. Harga bensin di sana turun 26,3 sen Australia (Rp 2.700) per liter. Artinya, pengendara mobil bisa berhemat hampir Rp 294.500 saat mengisi penuh tangki berkapasitas 65 liter.

"Kami sangat memahami tekanan biaya yang dirasakan masyarakat. Dampak konflik di belahan dunia lain terasa hingga ke sini, dan kami bertindak sekarang agar lebih siap," ungkap Albanese dalam keterangannya di Canberra.

Kritik dan Kepanikan di SPBU Australia

Meski berstatus raksasa pengekspor batu bara dan gas alam, Australia nyatanya masih bergantung pada luar negeri untuk 80 persen kebutuhan bahan bakar olahannya.

Tak heran, dalam sepekan terakhir, harga rata-rata solar dan bensin di kota-kota besar mereka sempat melonjak hingga 10 persen.

Kebijakan diskon pajak ini rupanya tak lepas dari kritik. Juru Bicara National Roads and Motorists’ Association, Peter Khoury, menilai pemotongan pajak ini hanya solusi kosmetik.

"Bukan pajaknya yang bikin mahal, tapi harga minyak dunianya. Dulu saat invasi Rusia ke Ukraina tahun 2022, pemotongan pajak serupa nyaris tak terasa dampaknya di pom bensin," kritik Khoury.

Kepanikan warga telanjur terjadi. Menteri Energi Australia, Chris Bowen, mencatat lebih dari 500 SPBU sempat kehabisan stok bahan bakar karena fenomena panic buying.

Namun, ia segera menenangkan warganya dengan menyebut pasokan energi tetap aman, disokong cadangan darurat bensin untuk 39 hari ke depan.

Nasib Harga BBM di Indonesia

Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah. [Suara.com/Alfian Winanto]

Berbeda dengan hiruk-pikuk di Australia, teka-teki wacana penyesuaian harga BBM di Indonesia per 1 April 2026 akhirnya menemui titik terang yang melegakan.

Pemerintah bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina telah mengetok palu: harga BBM subsidi maupun nonsubsidi ditahan. Tidak ada kenaikan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo dengan tegas menepis rumor yang sempat beredar di masyarakat.

"Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi," ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Itu berarti, banderol Pertalite, Solar, hingga lini Pertamax Series tetap menggunakan harga lama. Selain memastikan harga stabil, Prasetyo juga menjamin ketersediaan stok BBM di seluruh pelosok negeri tetap tebal di tengah bayang-bayang krisis global.

"Masyarakat tidak perlu panik apalagi resah. Ketersediaan BBM kami jamin penuh, dan tidak terjadi penyesuaian harga," tegasnya.

Sebagai panduan bagi pengendara, berikut adalah daftar lengkap harga BBM Pertamina di berbagai wilayah Indonesia yang berlaku per 1 April 2026:

1. DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 12.300
Pertamax Turbo: Rp 13.100
Pertamax Green 95: Rp 12.900
Dexlite: Rp 14.200
Pertamina Dex: Rp 14.500
Pertamax Pertashop: Rp 12.200

2. Bali, NTT, dan NTB

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 12.300
Pertamax Turbo: Rp 13.100
Dexlite: Rp 14.200
Pertamina Dex: Rp 14.500

3. Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan (Barat, Tengah, dam Timur)

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 12.600
Pertamax Turbo: Rp 13.350
Dexlite: Rp 14.200
Pertamina Dex: Rp 14.500

4. Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 12.900
Pertamax Turbo: Rp 13.650
Dexlite: Rp 14.800
Pertamina Dex: Rp 15.100

5. Kalimantan Utara dan Selatan

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 12.900
Pertamax Turbo: Rp 13.350
Dexlite: Rp 14.500
Pertamina Dex: Rp 15.100

6. Free Trade Zone (FTZ) Batam

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 11.750
Pertamax Turbo: Rp 12.400
Dexlite: Rp 13.450
Pertamina Dex: Rp 13.800

7. Sulawesi Utara, Tengah, Selatan, Tenggara, Barat, dan Gorontalo

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 12.600
Pertamax Turbo: Rp 13.350
Dexlite: Rp 14.500
Pertamina Dex: Rp 14.800

8. Maluku dan Maluku Utara

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 12.600
Dexlite: Rp 14.500

9. Papua, Papua Barat, dan Papua Selatan

Pertalite: Rp 10.000
Solar: Rp 6.800
Pertamax: Rp 12.600
Pertamax Turbo: Rp 13.350
Dexlite: Rp 14.500
Pertamina Dex: Rp 14.800

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya

HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:43 WIB

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 1 April 2026 di Seluruh Indonesia

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 1 April 2026 di Seluruh Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:31 WIB

Berapa Harga Pertalite per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru

Berapa Harga Pertalite per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Berita soal motor listrik Yadea, tips merawat ban mobil, dan varian baru BYD Atto 1 menjadi artikel

Berita soal motor listrik Yadea, tips merawat ban mobil, dan varian baru BYD Atto 1 menjadi artikel

Otomotif | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:20 WIB

Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah

Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah

Otomotif | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46 WIB

Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia

Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:05 WIB

Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah

Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara

Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:10 WIB

Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat

Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:50 WIB

Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn

Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:45 WIB

Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara

Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:24 WIB

Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026

Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:34 WIB

Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km

Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:30 WIB