Suara.com - Mencari harga mobil Ignis bekas kini semakin mudah karena unitnya cukup banyak di pasaran dengan kondisi yang masih layak pakai.
Mobil ini dikenal irit BBM, desain unik, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau, sehingga cocok untuk Anda yang mencari city car praktis.
Menariknya, harga mobil bekas satu ini juga cukup stabil dan tidak jatuh terlalu dalam. Dengan budget mulai Rp90 jutaan, Anda sudah bisa mendapatkan Ignis generasi awal.
Namun sebelum membeli, penting untuk memahami perbedaan tiap tipe, spesifikasi, hingga biaya pajak agar tidak salah pilih.

1. Suzuki Ignis GL MT
Varian ini merupakan tipe paling dasar dengan transmisi manual. Mesin yang digunakan adalah 1.2L K12M 4 silinder dengan tenaga sekitar 83 PS dan torsi 113 Nm. Meski tergolong kecil, performanya cukup untuk penggunaan dalam kota karena bobot mobil yang ringan.
Konsumsi BBM Ignis GL MT cukup irit, berada di kisaran 18–22 km per liter untuk penggunaan kombinasi. Harga bekas saat ini berkisar Rp90–105 juta dengan kilometer 60.000–120.000 km. Pajak tahunan tergolong ringan, sekitar Rp1,2–1,6 juta. Saat membeli, Anda perlu mengecek kondisi kopling, kaki kaki, serta riwayat servis karena unit manual biasanya lebih sering dipakai harian.
2. Suzuki Ignis GL AGS
Berbeda dari versi manual, tipe ini menggunakan transmisi AGS atau Auto Gear Shift yang memberikan sensasi seperti mobil otomatis. Mesin tetap sama, namun pengalaman berkendara terasa lebih praktis terutama di kemacetan.
Untuk konsumsi BBM, varian ini sedikit lebih hemat karena sistem transmisi yang efisien, yaitu sekitar 20–23 km per liter. Harga bekas berada di kisaran Rp100–115 juta dengan kilometer 50.000–100.000 km. Pajak tahunannya sekitar Rp1,3–1,7 juta. Anda sebaiknya memperhatikan respons transmisi AGS saat test drive, karena jika terasa kasar, bisa membutuhkan perbaikan cukup mahal.
3. Suzuki Ignis GX MT
Masuk ke tipe lebih tinggi, varian GX sudah dilengkapi fitur tambahan seperti keyless entry, push start button, dan desain interior yang lebih modern. Mesin masih sama 1.2L K12M, tetapi kenyamanan berkendara terasa lebih baik.
Konsumsi BBM tetap efisien di angka 18–22 km per liter. Harga bekas untuk tipe ini berkisar Rp105–120 juta dengan kilometer 40.000–100.000 km. Pajak tahunan sedikit lebih tinggi, sekitar Rp1,4–1,8 juta. Saat membeli, periksa kondisi interior, head unit, serta sensor parkir karena fitur lebih banyak berarti potensi kerusakan juga lebih besar.
4. Suzuki Ignis GX AGS
Tipe ini menjadi kombinasi antara fitur lengkap dan kemudahan transmisi otomatis. Cocok untuk Anda yang ingin kenyamanan tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.
Dalam penggunaan harian, konsumsi BBM bisa mencapai 20–23 km per liter. Harga bekas biasanya berada di kisaran Rp115–130 juta dengan kilometer 30.000–90.000 km. Pajak tahunan sekitar Rp1,5–1,9 juta. Anda perlu memastikan sistem AGS bekerja normal, tidak ada delay berlebihan saat perpindahan gigi, serta cek kondisi aki karena berpengaruh pada sistem elektronik.
5. Suzuki Ignis Facelift 2020 ke atas
Versi facelift hadir dengan tampilan lebih modern, terutama pada bagian grille dan bumper. Mesin tetap menggunakan 1.2L K12M, namun beberapa peningkatan ada pada kenyamanan dan desain.
Harga bekas untuk model ini masih cukup tinggi, berkisar Rp120–150 juta dengan kilometer 20.000–70.000 km. Konsumsi BBM tetap di kisaran 20–23 km per liter. Pajak tahunan sekitar Rp1,6–2 juta. Karena usia lebih muda, kondisi biasanya masih bagus, tetapi tetap penting untuk mengecek riwayat servis dan memastikan tidak pernah terkena banjir atau tabrakan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri