BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 03 April 2026 | 15:30 WIB
BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?
BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi? [ ANTARA FOTO/Dedhez Anggara]
baca 10 detik
  • Aturan baru membatasi pembelian Pertalite untuk mobil pelat hitam maksimal 50 liter setiap harinya.
  • Kapasitas tangki mobil populer seperti Avanza ternyata di bawah batas harian, hanya 43 liter.
  • Jatah 50 liter setara jarak tempuh 500 kilometer, sangat cukup untuk aktivitas harian perkotaan.

Suara.com - Banyak pemilik mobil seperti Avanza yang rutin dipakai berangkat kerja merasa khawatir dengan aturan pembatasan BBM bersubsidi maksimal 50 liter per hari, padahal jatah ini sangat berlebih bahkan untuk rute Jakarta-Bandung. Kekhawatiran ini wajar terjadi, namun mari kita bedah hitungan matematis kapasitas tangki sesungguhnya agar Anda tidak perlu panik saat berada di SPBU.

Pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi kini sudah mulai diterapkan oleh pemerintah. Aturan mainnya, pemilik kendaraan roda empat dengan pelat hitam cuma diizinkan mengisi Pertalite maksimal senilai Rp500 ribu sehari, mengingat harga ecerannya saat ini dipatok Rp10.000 per liter.

Sekilas, angka pembatasan ini terdengar sangat membatasi mobilitas harian. Namun, tahukah Anda berapa sebenarnya daya tampung tangki mobil-mobil kesayangan keluarga Indonesia?

Faktanya, volume tangki mobil penumpang yang paling laris di Tanah Air justru berada di bawah batas kuota tersebut.

Coba tengok spesifikasi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang tangkinya jika diisi dari kosong melompong hanya muat 43 liter.

Begitu juga dengan Mitsubishi Xpander yang memiliki kapasitas tangki maksimal di angka 45 liter.

Menariknya lagi, merujuk pada buku panduan resminya, ketiga mobil sejuta umat ini memang tercatat masih aman menenggak bensin dengan nilai oktan (RON) 90 sekelas Pertalite.

Sekarang, mari kita berhitung soal efisiensi jarak tempuh. Mobil perkotaan yang sering berjibaku dengan kemacetan stop-and-go rata-rata punya konsumsi bahan bakar sekitar 10 kilometer per liter.

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. (Dibuat dengan Gemini AI)
Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. (Dibuat dengan Gemini AI)

Artinya, jatah harian 50 liter itu sudah lebih dari cukup untuk mengaspal sejauh 500 kilometer dalam sehari.

baca juga

Apabila mesin mobil Anda tergolong lebih irit, katakanlah sanggup menyentuh 15 kilometer per liter, batas kuota tersebut malah bisa membawa Anda melaju tembus hingga 750 kilometer.

Coba bayangkan, seberapa sering Anda mengemudi sejauh 500 hingga 750 kilometer dalam waktu 24 jam? Jarak sejauh itu biasanya cuma dilakoni saat momen mudik lebaran atau road trip antarprovinsi.

Buat penggunaan normal keliling kota, mengantar anak sekolah, hingga ngantor, penambahan angka di odometer umumnya paling banyak hanya berkisar 100 sampai 200 kilometer saja sehari.

Sebagai perbandingan ekstrem untuk mengukur betapa melimpahnya batas 50 liter tersebut, mari ambil rute luar kota yang sering dilewati warga ibu kota.

Jarak tempuh dari Jakarta menuju Bandung via tol umumnya hanya berkisar 150 hingga 170 kilometer. Anda bisa menempuh rute Tol Jakarta-Cikampek, masuk Tol Layang MBZ, dan mengarah ke rute utama Tol Cipularang—Pasteur dengan waktu tempuh sekitar 2,5 hingga 4 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Artinya, kuota Pertalite yang dijatahkan sebesar 50 liter per hari masih sangat logis, aman, dan lebih dari cukup untuk sekadar memenuhi kebutuhan transportasi sehari-hari. Pemilik mobil pribadi kini bisa berkendara dengan tenang tanpa takut kehabisan kuota bensin subsidi di tengah jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:35 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:50 WIB

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:27 WIB

Teknologi REEV yang Banyak Ditawarkan pada Mobil China Sama dengan PHEV? Begini Penjelasannya...

Teknologi REEV yang Banyak Ditawarkan pada Mobil China Sama dengan PHEV? Begini Penjelasannya...

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:26 WIB

Ini Mobil Toyota yang Paling Jarang Dibeli Sepanjang 2026, Beda Kelas

Ini Mobil Toyota yang Paling Jarang Dibeli Sepanjang 2026, Beda Kelas

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:27 WIB

Rahasia Keunggulan Teknologi Global GAC AION di Pasar Mobil Listrik Indonesia

Rahasia Keunggulan Teknologi Global GAC AION di Pasar Mobil Listrik Indonesia

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:07 WIB

Honda Terlalu Mengandalkan Brio, 2026 Merosot

Honda Terlalu Mengandalkan Brio, 2026 Merosot

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:47 WIB

Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander

Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:09 WIB

GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah

GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:18 WIB

Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal

Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:39 WIB

Laba Volkswagen Terjun: 100 Ribu Buruh Terancam PHK dan Ducati dan Lamborghini akan Dilepas?

Laba Volkswagen Terjun: 100 Ribu Buruh Terancam PHK dan Ducati dan Lamborghini akan Dilepas?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:37 WIB

×