Apa Itu Bahan Bakar B50? Bakal Diterapkan di Indonesia Per 1 Juli 2026

Nur Khotimah

Selasa, 21 April 2026 | 11:12 WIB
Apa Itu Bahan Bakar B50? Bakal Diterapkan di Indonesia Per 1 Juli 2026
Ilustrasi bahan bakar B50 (Gemini AI)

Suara.com - Pemerintah sangat seriu dalam menjaga kemandirian energi nasional. Salah satunya dengan pemberlakuan bahan bakar B50 yang bakal diterapkan pada 1 Juli 2026.

Ketentuan baru ini diutarakan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa Indonesia akan mulai menerapkan pemakaian biodiesel 50 persen (B50) 1 Juli 2026.

Tujuannya adalah agar ke depannya Indonesia tidak bergantung pada impor untuk solar.

Lantas, sebenarnya apa itu bahan bakar B50? Simak penjelasan singkat berikut yang dilansir dari berbagai sumber.

Apa Itu Bahan Bakar B50?

Ilustrasi mobil keluarga bahan bakar solar. (Pixabay/Engin Akyurt)
Ilustrasi Bahan Bakar B50. (Pixabay/Engin Akyurt)

B50 merupakan kebijakan mandatori bahan bakar campuran dari kombinasi 50% nabati (minyak sawit atau CPO) dan 50% solar.

"Solar kita tidak impor lagi. Tahun 2026, pada 1 Juli 2026 kita stop, B50 masuk," ungkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat ditemui awak media pada Minggu, 19 April 2026.

Lebih lanjut Amran menyatakan bahwa langkah tersebut sebagai upaya Pemerintah dalam meningkatkan kemandirian energi nasional yaitu dengan mengolah kelapa sawit menjadi bahan bakar alternatif.

Sawit bukan hanya diolah menjadi solar saja, tapi bisa berupa bensin serta etanol. Saat ini perkembangan pengolahan menjadi dua item tersebut masih terus dipercepat.

"Ini energi masa depan Indonesia, karena sumbernya dari sawit. Sawit jadi solar, sawit juga jadi bensin," tutur Amran.

baca juga

Mentan mengungkapkan bahwa saat ini, Pemerintah telah menyiapkan kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV).

Kolaborasi tersebut berkaitan dengan pengembangan bensin sawit skala kecil lalu berpeluang diperluas menjadi industri besar.

Istilah B50 berkaitan dengan kadar biodiesel secara volumetrik, B50 terdiri dari 50% biodiesel dan 50% diesel konvensional.

Biodiesel yang biasa digunakan masuk tipe FAME (Fatty Acid Methyl Ester) merupakan hasil transesterifikasi minyak nabati maupun limbah.

Contohnya seperti crude palm oil, used cooking oil, Hydrotreated Vegetable Oil yang merupakan hasil produksi melalui proses hidroprosesing.

Karakteristik akhir berupa campuran yang tergantung pada tipe feedstock serta jenis pengolahan yang dipakai.

Bahan baku dari biodiesel tersebut berupa CPO atau crude palm oil dan limbah minyak goreng. Maka dari itu, penetapan alokasi feedstock sebagai penentu utama dalam pencapaian target nasional.

Proses produksi secara umum terdiri dari pengumpulan feedstock lalu pretreatment, selanjutnya proses transesterifikasi untuk FAME atau hydrotreatment untuk HVO, setelah itu pemurnian dilanjutkan blending pakai diesel mineral demi tercapainya kadar target B50.

Setelah menjadi biodiesel B50, ada beberapa manfaat penting yang terkandung didalamnya seperti ketahanan energi nasional, penyerapan industri agrikultur domestik, mengurangi emisi, mendukung penuh kebijakan hijau dan sosial ekonomi keseluruhan.

Kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia soal Penerapan B50

Harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan di bawah USD100 per barel. Namun, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tetap menerapkan pemberlakuan B50 pada 1 Juli 2026.

Menurut pendapatnya, rencana tidak berubah walaupun harga minyak dunia turun. Bahlil menuturkan bahwa Pemerintah tidak akan mengambil risiko dengan terus menggantungkan pada impor.

"B50 tetap harus ada, ini survival mode. Jangan karena kita berbicara tentang harga turun kemudian kita menggantungkan lagi,"  ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada 17 April 2026.

"Sekarang siapa yang menjamin hari ini harga turun besok terjadi gejolak apa lagi," lanjutnya.

Bahlil juga mengungkapkan langkah pengalihan biodiesel tersebut sudah menjadi arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan untuk mitigasi risiko terhadap dampak geopolitik yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:38 WIB

Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila

Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:40 WIB

Sailun Group Luncurkan Ban Terbaru di GIICOMVEC 2026 demi Efisiensi Logistik

Sailun Group Luncurkan Ban Terbaru di GIICOMVEC 2026 demi Efisiensi Logistik

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Sosok Barbarossa dan Gibran, Dua Anak Menhaj Gus Irfan yang Diangkat Jadi Tenaga Ahli Kemenhaj

Sosok Barbarossa dan Gibran, Dua Anak Menhaj Gus Irfan yang Diangkat Jadi Tenaga Ahli Kemenhaj

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI

Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Tampil Swag Abis! ATEEZ Pamer Ambisi dan Pencapaian di Lagu Terbaru, Drip

Tampil Swag Abis! ATEEZ Pamer Ambisi dan Pencapaian di Lagu Terbaru, Drip

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pilihan Smartwatch Amazfit dan Harga Terbarunya: dari Entry-Level hingga Premium

Pilihan Smartwatch Amazfit dan Harga Terbarunya: dari Entry-Level hingga Premium

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan

Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:17 WIB

KPK Sita 4 Mobil Mewah dari Tenaga Ahli dan Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto

KPK Sita 4 Mobil Mewah dari Tenaga Ahli dan Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai

Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai

Riau | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:12 WIB

CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan

CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Wamensos Apresiasi Inovasi Karang Taruna dan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di BBNKT Award 2026

Wamensos Apresiasi Inovasi Karang Taruna dan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di BBNKT Award 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:07 WIB

×