- Maruti Suzuki di India melakukan penarikan kembali unit Ignis untuk memperbaiki kerusakan sensor parkir belakang yang tidak konsisten.
- Pihak Suzuki menawarkan penggantian komponen sensor parkir secara gratis di bengkel resmi bagi konsumen yang terdampak recall.
- Pemilik Suzuki Ignis di Indonesia diimbau memantau informasi resmi karena belum ada kepastian unit lokal terkena dampak tersebut.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang bagi para pecinta otomotif, khususnya pemilik mobil mungil bergaya SUV, Suzuki Ignis.
Meskipun produksinya telah dihentikan di Indonesia, namun di negeri seberang tepatnya di India baru saja mengumumkan kampanye penarikan kembali atau recall untuk unit Ignis yang sudah beredar di tangan konsumen.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pabrikan terhadap kenyamanan dan keamanan para pemiliknya, menurut Motorbeam.
Masalah utama yang memicu recall ini terletak pada sistem sensor parkir belakang kendaraan.
Berdasarkan informasi dari dealer resmi, ditemukan adanya malfungsi pada komponen di dalam unit kontrol (controller assembly) yang menyebabkan sensor parkir mundur bekerja tidak konsisten dalam kondisi tertentu.

Sebagai langkah pencegahan, pihak Suzuki memutuskan untuk mengganti komponen yang terdampak tersebut secara gratis melalui bengkel resmi mereka.
Pemilik kendaraan di India yang terdampak mulai dihubungi untuk segera menjadwalkan perbaikan guna memastikan fitur asisten parkir berfungsi normal kembali.
Kabar ini tentu menjadi perhatian bagi konsumen di Indonesia. Pasalnya, Suzuki Ignis yang dipasarkan di tanah air merupakan unit impor utuh atau Completely Built Up (CBU) yang didatangkan langsung dari India.
Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi apakah unit Ignis yang beredar di jalanan Indonesia juga terdampak oleh masalah sensor parkir ini.
Mengingat Suzuki Ignis di Indonesia sudah resmi berhenti dijual atau discontinue sejak tahun 2024, para pemilik disarankan untuk tetap memantau informasi dari jaringan bengkel resmi Suzuki di Indonesia.
Kiprah Suzuki Ignis di Indonesia

Melihat perjalanannya, Suzuki Ignis pertama kali mengaspal di Indonesia pada April 2017. Mobil ini langsung mencuri perhatian anak muda dan keluarga kecil karena desainnya yang unik, memadukan kelincahan city car dengan ketangguhan ala SUV melalui ground clearance yang cukup tinggi, yakni 180 mm.
Selama masa baktinya hingga tahun 2024, Ignis mengandalkan mesin berkode K12M dengan kapasitas 1.197 cc.
Mesin 4 silinder ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 83 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 113 Nm pada 4.200 rpm.
Pilihan transmisinya pun cukup beragam, mulai dari manual 5-percepatan hingga transmisi otomatis AGS (Auto Gear Shift) 5-percepatan yang khas.