- Suzuki New Carry mendominasi penjualan wholesales Suzuki di Indonesia periode Januari hingga Mei 2026 dengan 18.290 unit.
- Angka penjualan tersebut mencakup lebih dari 60 persen total distribusi Suzuki selama lima bulan pertama tahun 2026.
- Penjualan Suzuki Ertiga menurun drastis menjadi 392 unit, mencerminkan pergeseran minat konsumen menuju SUV dan kendaraan komersial.
Suara.com - Suzuki punya portofolio cukup beragam di Indonesia, mulai dari city car, SUV, hingga kendaraan komersial.
Namun jika melihat data GAIKINDO wholesales Januari–Mei 2026, ternyata bukan Ertiga atau Fronx yang jadi penyumbang terbesar penjualan.
Justru Suzuki New Carry masih jadi raja, dengan angka yang jauh meninggalkan model lain.
Carry memang sudah lama dikenal sebagai tulang punggung Suzuki di segmen komersial. Data terbaru menunjukkan dominasi yang luar biasa: lebih dari 18 ribu unit terjual hanya dalam lima bulan pertama 2026.
Angka ini setara dengan lebih dari 60 persen total penjualan Suzuki di Indonesia. Sementara itu, model populer lain seperti XL-7 atau Fronx memang mencatatkan angka lumayan, tapi tetap tak bisa menyaingi Carry.
Yang cukup mengejutkan, Suzuki Ertiga justru berada di posisi terbawah. Padahal Ertiga pernah jadi salah satu andalan Suzuki di segmen MPV keluarga.
Kini, penjualannya hanya 392 unit, bahkan beberapa variannya hanya mencatat angka satuan. Kondisi ini menunjukkan pergeseran minat konsumen yang lebih memilih SUV kompak atau kendaraan komersial dibanding MPV tradisional.
![Acara launching New Suzuki Carry Luxury di ajang GIICOMVEC 2020 [Suara.com/Manuel Jeghesta Mainggolan].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/05/79165-giicomvec-2020-6-suzuki-carry.jpg)
1. Suzuki New Carry (Total: 18.290 unit)
Kendaraan komersial ini tetap menjadi tulang punggung utama penjualan Suzuki di Indonesia.
- New Carry PU FD (Flat Deck): 15.093 unit.
- New Carry PU WD (Wide Deck): 2.742 unit.
- New Carry CH (Chassis): 455 unit.
2. Suzuki XL-7 & Alpha Hybrid (Total: 4.926 unit)
Lini SUV ini memiliki variasi varian yang sangat banyak, dengan dominasi pada transmisi otomatis dan teknologi hybrid.
- XL-7 Beta Hybrid AT: 1.058 unit.
- Alpha Hybrid 2Tone AT: 795 unit.
- XL-7 Alapha Kuro Hybrid 2Tone AT: 708 unit.
- XL-7 Zeta AT: 682 unit.
- XL-7 Zeta MT: 545 unit.
- XL-7 Alapha Kuro Hybrid AT: 379 unit.
- Alpha Hybrid 2Tone MT: 290 unit.
- XL-7 Beta Hybrid MT: 246 unit.
- XL-7 Alpha Hybrid AT: 178 unit.
- XL-7 Alpha Hybrid MT: 45 unit.
3. Suzuki Fronx (Total: 3.026 unit)
Model SUV kompak terbaru ini mendapatkan respon positif, terutama pada varian bensin standar.
- Fronx GL AT: 1.207 unit.
- Fronx Hybrid GX AT: 549 unit.
- Fronx Hybrid SGX 2Tone AT: 503 unit.
- Fronx Hybrid SGX AT: 392 unit.
- Fronx GL MT: 227 unit.
- Fronx Hybrid GX MT: 148 unit.
4. Suzuki APV (Total: 1.132 unit)
MPV serbaguna ini masih diminati untuk kebutuhan operasional dan keluarga.
- APV GE MT: 633 unit.
- APV GX MT: 238 unit.
- APV GL MT: 224 unit.
- APV SGX MT: 37 unit.
5. Suzuki Jimny (Total: 1.041 unit)
Ikon SUV Suzuki ini sekarang didominasi oleh varian 5 pintu.
- Jimny 5 Doors 2Tone AT: 393 unit.
- Jimny 5 Doors AT: 385 unit.
- New Jimny AT: 168 unit.
- New Jimny 2Tone AT: 95 unit.
6. Suzuki S-Presso (Total: 1.014 unit)
City car kompak ini lebih banyak terjual pada varian transmisi otomatis (AGS).
- S-Presso AT: 785 unit.
- S-Presso MT: 229 unit.
7. Suzuki Grand Vitara (Total: 441 unit)
Seluruh lini Grand Vitara yang terjual sudah menggunakan teknologi Hybrid (HEV).
- Grand Vitara GX AT: 235 unit.
- Grand Vitara 2TONE GX AT: 196 unit.
- Grand Vitara MC 2TONE GLX AT: 8 unit.
- Grand Vitara GL AT: 2 unit.
8. Suzuki All New Ertiga (Total: 392 unit)
Ertiga mencatatkan angka yang cukup rendah pada periode ini dengan persebaran varian yang sangat kecil.
- All New Ertiga GL MT: 193 unit.
- All New Ertiga GL AT: 193 unit.
- All New Ertiga GA: 2 unit.
- All New Ertiga Gx Hybrid MT: 1 unit.
- All New Ertiga Gx Hybrid AT: 1 unit.
- All New Ertiga Cruise (Cr) Hybrid 2Tone MT: 1 unit.
- All New Ertiga Cruise (Cr) Hybrid 2Tone AT: 1 unit.
Data ini menegaskan bahwa Carry masih jadi tulang punggung Suzuki, sementara Ertiga semakin kehilangan pamor.
Konsumen Indonesia tampaknya lebih condong ke kendaraan komersial yang praktis atau SUV kompak yang sesuai tren, dibanding MPV keluarga yang dulu sempat jadi primadona.