- Pelajar disarankan membeli motor bekas harga di bawah Rp5 jutaan sebagai solusi transportasi harian yang hemat biaya.
- Terdapat enam rekomendasi motor bekas dengan performa dan efisiensi beragam yang layak dipertimbangkan untuk digunakan pada tahun 2026.
- Pembeli wajib memeriksa kondisi mesin, fisik, dan legalitas dokumen kendaraan secara teliti sebelum memutuskan melakukan transaksi pembelian motor.
Suara.com - Banyak pelajar tergoda untuk langsung mengambil motor baru dengan cicilan, seperti Honda Vario Evo 160 yang harganya puluhan juta.
Padahal, ada opsi lain yang lebih ramah kantong tanpa harus memaksakan diri berutang.
Motor bekas dengan harga di bawah Rp5 jutaan masih cukup banyak di pasaran, dan beberapa di antaranya punya performa yang lumayan untuk kebutuhan harian.
Selain lebih murah, motor bekas ini juga relatif mudah dirawat. Suku cadang tersedia, bengkel umum bisa menangani, dan konsumsi BBM rata-rata masih masuk akal.
Untuk pelajar yang mobilitasnya terbatas di dalam kota, pilihan ini bisa jadi solusi hemat sekaligus praktis.
Dengan sedikit riset, kamu bisa menemukan motor bekas yang sesuai kebutuhan.
Rekomendasi motor bekas kurang dari 5 jutaan
Berikut enam motor under Rp5 jutaan yang layak dipertimbangkan di tahun 2026.
Yamaha Mio Soul GT
![Yamaha Soul GT AKS terbaru yang diperkenalkan Yamaha pada akhir Desember 2017. [Dok. Yamaha/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/12/28/76796-soul-gt-aks.jpg)
Harga bekasnya mulai Rp4,8 juta hingga Rp11 juta, tergantung tahun dan kondisi. Motor ini dibekali mesin 115–125 cc SOHC injeksi YMJET-FI dengan tenaga sekitar 7,75 hp dan torsi 8,5 Nm.
Konsumsi BBM diklaim irit, mencapai 51,9 km/liter. Desainnya modern dan ringan, cocok untuk pelajar yang butuh motor gesit.
Plusnya ada di efisiensi bahan bakar dan perawatan mudah, minusnya tenaga terasa biasa saja untuk perjalanan jauh.
Yamaha Mio Karbu & Mio Smile
![Yamaha Mio Smile. [Yamaha]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/14/19354-yamaha-mio-smile.jpg)
Mio Karbu bisa ditemukan mulai Rp4 juta, sementara Mio Smile sekitar Rp5–6,5 juta. Keduanya menggunakan mesin 113,7 cc SOHC karburator dengan tenaga 8,9 PS dan torsi 7,84 Nm. Konsumsi BBM relatif boros, sekitar 40–45 km/liter.
Motor ini populer di awal 2000-an, mudah ditemukan di pasar bekas. Plusnya harga murah dan suku cadang melimpah, minusnya konsumsi bensin lebih tinggi dan teknologi sudah ketinggalan.
Suzuki Shogun SP 125

Harga bekasnya berkisar Rp3,5–10 juta. Motor ini memakai mesin 124 cc SOHC dengan tenaga 9,6 hp dan torsi sekitar 9,8 Nm.
Konsumsi BBM cukup irit, sekitar 40–45 km/liter. Shogun dikenal bandel dan nyaman dipakai harian.
Plusnya ada di performa stabil dan mesin awet, minusnya desain sudah terlihat tua dibanding motor-motor baru.
Suzuki Satria FU 150

Unit bekas bisa didapat mulai Rp5 juta, meski untuk kondisi tertentu masih ada yang mendekati angka itu. Mesin 147,3 cc DOHC menghasilkan tenaga 14,5 PS dan torsi 12,4 Nm.
Konsumsi BBM berkisar 35–50 km/liter, tergantung versi karburator atau injeksi. Satria FU terkenal kencang dan jadi ikon anak muda.
Plusnya performa tinggi dan desain sporty, minusnya konsumsi bensin bisa boros jika sering dipacu.
Honda Scoopy Karbu (Generasi 1)

Harga bekasnya sekitar Rp5–8 juta. Motor ini menggunakan mesin 108–110 cc SOHC karburator dengan tenaga 8,1 hp dan torsi 8,32 Nm.
Konsumsi BBM generasi awal Scoopy karbu berkisar 35–40 km/liter, lebih boros dibanding versi injeksi. Scoopy karbu punya desain retro yang masih diminati.
Plusnya tampilan unik dan nyaman dipakai, minusnya konsumsi bensin kurang efisien dan teknologi sudah ketinggalan.
Honda Vario Techno 110

Harga bekas mulai Rp4,5 juta hingga Rp9 juta. Motor ini bermesin 110 cc dengan tenaga dan torsi yang cukup untuk harian.
Konsumsi BBM rata-rata sekitar 40–45 km/liter. Vario Techno dikenal sebagai salah satu pionir skutik Honda dengan desain elegan.
Plusnya harga terjangkau dan perawatan mudah, minusnya performa standar dan fitur minim dibanding generasi terbaru.
Panduan Cek Kondisi Motor Bekas Layak Pakai
Untuk memastikan motor bekas yang akan dibeli dalam kondisi sehat, akun Youtube dari mekanik motor dengan sebutan "Buka Baut" membeberkan beberapa poin krusial yang wajib diperiksa:
1. Cek Oli dan Suara Mesin
Pastikan volume oli mesin masih utuh dan menyentuh garis batas pada colokan oli. Saat mesin dihidupkan, suara mesin dan bagian CVT (untuk motor matic) harus terdengar halus.
2. Inspeksi Knalpot
Bagian dalam knalpot harus tetap kering untuk memastikan tidak ada kebocoran oli ke ruang bakar. Selain itu, lakukan tes gas penuh untuk memastikan tidak ada asap putih yang keluar.
"Saya colok knalpotnya masih kering masih aman... Gak ada keluar asap putih di knalpotnya artinya mesin motor ini masih sehat".
3. Uji Jalan (Test Ride)
Cobalah motor untuk merasakan tarikannya. Motor yang bagus memiliki tarikan yang enteng dan tidak tersendat atau brebet saat digas.
4. Kondisi Fisik Rangka
Periksa seluruh bagian rangka dan pastikan minim karat agar struktur motor tetap kuat.
"Saya cek juga rangkanya, pastikan masih lumayan aman jarang ada karatnya".
5. Legalitas Dokumen
Langkah terakhir adalah mencocokkan nomor mesin dan nomor rangka dengan surat-surat kendaraan (STNK/BPKB) serta memastikan status pajaknya masih hidup sebelum memulai negosiasi harga.