CVT Ringkih, Produsen Mobil Ternama Diseret ke Meja Hijau

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:41 WIB
CVT Ringkih, Produsen Mobil Ternama Diseret ke Meja Hijau
Chevrolet Captiva 2008. (FavCars.com)
baca 10 detik
  • General Motors digugat secara hukum di Delaware akibat masalah pada komponen transmisi CVT mobil Chevrolet dan GMC.
  • Cacat transmisi tersebut menyebabkan getaran hebat dan risiko kehilangan tenaga mendadak bagi pengemudi di jalan raya.
  • Regulator menerima ratusan pengaduan karena produsen diduga sengaja menyembunyikan risiko kerusakan transmisi sejak tahun 2021.

Suara.com - Raksasa otomotif asal Amerika Serikat, General Motors (GM), menghadapi gugatan hukum kelompok (class action) akibat kendala transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) yang dinilai ringkih dan bermasalah.

Gugatan yang diajukan di Delaware ini menyoroti cacat produksi pada komponen transmisi beberapa model populer Chevrolet dan GMC.

Cacat tersebut memicu kendala perpindahan gigi, getaran hebat, hingga risiko kehilangan tenaga secara mendadak saat berkendara.

Gugatan Class Action dan Lini Mobil yang Terdampak

Penggunaan transmisi CVT kerap menuai kritik dari sebagian pencinta otomotif karena dinilai kurang responsif, biaya perbaikan yang mahal, serta suara dengungan yang mengganggu.

Bagi General Motors, masalah transmisi otomatis ini berlanjut ke ranah hukum setelah gugatan class action resmi dilayangkan di pengadilan Delaware.

Menurut laporan Carscoops, gugatan hukum tersebut menyasar sejumlah model kendaraan buatan GM keluaran tahun produksi terbaru. Lini mobil yang masuk dalam daftar gugatan mencakup:

  • Chevrolet Malibu (tahun model 2019 hingga 2025)
  • Chevrolet Trailblazer (tahun model 2021 hingga 2025)
  • Chevrolet Equinox (tahun model 2024 hingga sekarang)
  • GMC Terrain (tahun model 2024 hingga sekarang)

Gugatan yang diajukan oleh penggugat utama, John Williams, membeberkan bahwa transmisi CVT pada mobil-mobil tersebut mengalami cacat desain dan manufaktur pada beberapa komponen krusial.

Komponen yang bermasalah meliputi clutch regulator, valve body, rantai penggerak (drive chain), puli (pulleys), hingga bantalan (bearings).

baca juga

Gejala Kerusakan dan Keluhan Pemilik Kendaraan

All-New Trail Blazer di Jakarta, Kamis (23/2/2017). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]
All-New Trail Blazer di Jakarta, Kamis (23/2/2017). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Kerusakan pada komponen CVT tersebut memicu berbagai gejala kendala teknis saat mobil dikendarai. Penggugat menyatakan bahwa pengemudi kerap merasakan sensasi slip (slipping), gemetaran (shuddering), serta getaran kasar (juddering) pada sistem penggerak kendaraan.

Kondisi yang paling membahayakan keselamatan adalah potensi terjadinya fenomena kehilangan tenaga penggerak secara tiba-tiba dan menyeluruh (sudden and complete loss of motive power) saat mobil sedang melaju di jalan raya.

Penggugat John Williams menceritakan pengalamannya setelah membeli Chevrolet Equinox model 2025 dalam kondisi baru pada Oktober 2024 dari diler Epic Chevrolet di Sacramento, California.

Saat jarak tempuh kendaraan baru menyentuh angka sekitar 7.000 mil, ia mulai merasakan proses perpindahan gigi yang kasar serta keterlambatan akselerasi yang dipicu oleh transmisi CVT.

Ketika Williams melaporkan kendala tersebut ke diler resmi saat jarak tempuh mencapai 14.000 mil, pihak diler justru salah mendiagnosis masalah.

Diler menyatakan bahwa as roda depan (front axles) yang bermasalah dan langsung menggantinya. Meski komponen as roda telah diganti baru, masalah getaran dan keterlambatan akselerasi CVT tetap terjadi.

Dugaan Pembiaran dan Ratusan Laporan Masuk ke Regulator

Gugatan hukum ini mencatat sedikitnya 358 laporan pengaduan resmi dari pemilik kendaraan yang telah masuk ke Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA).

Laporan pengaduan tersebut menyoroti masalah transmisi CVT pada model Chevrolet Malibu, Trailblazer, Equinox, serta GMC Terrain.

Dalam berkas gugatan, GM dituduh telah mengetahui risiko kerusakan prematur pada transmisi CVT tersebut sejak tahun 2021 atau bahkan lebih awal.

Namun, pihak produsen disinyalir sengaja menyembunyikan potensi cacat produksi tersebut dari konsumen.

GM diduga menginstruksikan diler resmi untuk memberi tahu pemilik mobil bahwa kendaraan mereka "beroperasi secara normal" atau "beroperasi sesuai rancangan" (operating as intended).

Meskipun GM telah mengeluarkan beberapa buletin layanan teknis (technical service bulletins), langkah tersebut dinilai gagal menyelesaikan akar masalah kerusakan.

Penggugat menuntut persidangan dengan juri serta ganti rugi materiil, ganti rugi kompensasi, hingga penggantian biaya pengacara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja

Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 15:53 WIB

Skandal Airbag Ilegal Asal China Renggut Sepuluh Nyawa Pengguna Mobil di Amerika Serikat

Skandal Airbag Ilegal Asal China Renggut Sepuluh Nyawa Pengguna Mobil di Amerika Serikat

Otomotif | Selasa, 07 April 2026 | 12:59 WIB

5 SUV Bekas Harga Diprediksi Terjun Bebas di 2026, Cek Daftarnya

5 SUV Bekas Harga Diprediksi Terjun Bebas di 2026, Cek Daftarnya

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 10:23 WIB

Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?

Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 11:19 WIB

Terkini

CVT Ringkih, Produsen Mobil Ternama Diseret ke Meja Hijau

CVT Ringkih, Produsen Mobil Ternama Diseret ke Meja Hijau

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Wamenkeu Klaim Kenaikan Inflasi Tak Pengaruhi Kualitas Gizi MBG

Wamenkeu Klaim Kenaikan Inflasi Tak Pengaruhi Kualitas Gizi MBG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:40 WIB

BSU Rp900 Ribu 2026 untuk Pekerja Kapan Cair? Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

BSU Rp900 Ribu 2026 untuk Pekerja Kapan Cair? Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Dari Loper Koran hingga Doktor, Cerita Arief Tuntaskan Disertasi Sambil Jaga Ibu di Rumah Sakit

Dari Loper Koran hingga Doktor, Cerita Arief Tuntaskan Disertasi Sambil Jaga Ibu di Rumah Sakit

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Air Rumah Keruh? Ini 4 Cara Ampuh Bikin Jernih Lagi

Air Rumah Keruh? Ini 4 Cara Ampuh Bikin Jernih Lagi

Sumut | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo

Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:34 WIB

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×