Skandal Airbag Ilegal Asal China Renggut Sepuluh Nyawa Pengguna Mobil di Amerika Serikat

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 07 April 2026 | 12:59 WIB
Skandal Airbag Ilegal Asal China Renggut Sepuluh Nyawa Pengguna Mobil di Amerika Serikat
Ilustasi airbag meledak (Suara x Gemini)
baca 10 detik
  • NHTSA Amerika Serikat melarang penggunaan inflator kantung udara ilegal buatan perusahaan China, DTN, karena terbukti cacat produk.
  • Sebanyak 12 insiden pecahnya inflator di Amerika Serikat menyebabkan sepuluh kematian dan dua orang mengalami cedera parah.
  • Komponen berbahaya tersebut berisiko meledak dan melontarkan pecahan logam yang mengancam nyawa pengemudi pada berbagai model kendaraan.

Suara.com - Lembaga Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat atau NHTSA merilis peringatan serius mengenai penggunaan komponen keselamatan kendaraan. Berdasarkan laporan terbaru, inflator kantung udara buatan Jilin Province Detiannuo Safety Technology Co., Ltd atau DTN asal China dinyatakan cacat produk dan sangat berbahaya bagi pengguna jalan.

Penetapan pelarangan ini muncul setelah tercatat 12 kasus inflator airbag yang pecah secara tidak wajar. Tragedi tersebut telah mengakibatkan sepuluh kematian serta dua cedera parah pada pengguna mobil di Amerika Serikat. Investigasi menunjukkan bahwa komponen ilegal ini masuk melalui importir tidak dikenal tanpa memenuhi standar keamanan resmi yang berlaku.

Pemerintah setempat menginformasikan bahwa inflator airbag ilegal buatan China tidak memenuhi standar keamanan. Risiko utamanya adalah komponen tersebut bisa tiba-tiba meledak, serta melontarkan pecahan logam besar ke dada, leher, mata, dan wajah pengemudi. Kondisi ini secara praktis mengubah perangkat keselamatan menjadi ancaman mematikan dalam hitungan detik bagi siapa pun di dalam kabin.

Sejauh ini, insiden tragis tersebut banyak ditemukan pada model Chevrolet Malibu dan Hyundai Sonata. Meski demikian, pihak berwenang menegaskan bahwa risiko tersebut kemungkinan besar tidak terbatas pada dua model itu saja. Penggunaan suku cadang ilegal yang masuk lewat jalur tidak resmi menjadi tantangan besar bagi otoritas keselamatan saat ini.

Hingga kini, NHTSA masih berupaya memetakan seberapa banyak perangkat keselamatan ilegal dari Negeri Tirai Bambu tersebut yang telah beredar luas di pasar. Masalah utamanya adalah petugas sulit untuk mengetahui secara pasti jenis inflator apa yang sudah terpasang di dalam kabin kendaraan tanpa pemeriksaan teknis yang mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 SUV Bekas Harga Diprediksi Terjun Bebas di 2026, Cek Daftarnya

5 SUV Bekas Harga Diprediksi Terjun Bebas di 2026, Cek Daftarnya

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 10:23 WIB

Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?

Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 11:19 WIB

Solusi Cerdas Libas Jalan Bercadas: Ini 4 Opsi Mobil 1500cc Termurah tapi Berkelas

Solusi Cerdas Libas Jalan Bercadas: Ini 4 Opsi Mobil 1500cc Termurah tapi Berkelas

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 10:47 WIB

Terkini

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

×