DI PESISIR BOWOMBARU, ada sebuah batu yang unik. Bentuknya seperti dua sosok manusia yang sedang berbisik. Orang-orang Bowongbaru menamakannya Batu Salimburungan atau Batu Berbisik. Konon kisahnya, batu itu tercipta dari sepasang kekasih yang jatuh dari gua tebing batu di pesisir pantai itu.
Ceritanya, di masa lalu ada dua penguasa yang memimpin tanah Bowongbaru. Satunya Penguasa Daratan bernama Alupipi atau Datum Banua Darat. Ia punya seorang putri bernama Samarang. Anak gadis ini sangat cantik, tapi agak manja. Hatinya mudah tersentuh, namun cepat kecewa bila keinginannya tak terpenuhi.