Bawaslu Bali Jadikan Temuan, Kasus Desa Kenakan Sanksi Rp7,5 Juta Jika...

Bawaslu Bali Jadikan Temuan, Kasus Desa Kenakan Sanksi Rp7,5 Juta Jika...

Beritabali.com, Denpasar. Menanggapi soal kasus dugaan surat paruman desa pekraman Badung, Melinggih, Gianyar untuk memenangkan satu jalur paket mulai capres hingga caleg dengan sanksi jika tidak memilih dikenakan denda Rp7,5 juta, Bawaslu Provinsi Bali menegaskan kasus tersebut menjadi temuan. 

Anggota Bawaslu Provinsi, I Ketut Rudia menegaskan kasus itu sudah dijadikan temuan dan menunggu klarifikasi pihak-pihak yang bertanda tangan di surat tersebut.   

Pencegahan terhadap upaya-upaya sebagaimana isi surat tersebut sudah dilakukan malam itu juga. "Karena di sana ada kelian dinas, maka kita hanya bisa menjerat kelian dinas itu dengan UU Desa, sedangkan nama lainnya, UU tidak mengatur baik administrasi maupun pidana.

Tetapi bawaslu sudah melakukan pencegahan agar praktek-praktek tersebut dihentikan," ungkap dalam pernyataannya, Kamis (18/4).    Ketua Bawaslu Gianyar, Wayan Hartawan mengatakan Gianyar merespon bahwa dalam paruman tidak boleh melanggar asas Pemilu yang langsung, umum, bebas, jujur dan adil (Luber dan Jurdil).  

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS