Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

PMI Manufaktur RI Anjlok, Menko Airlangga: Industriawan Lagi Pesimistis!

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 Juli 2025 | 14:26 WIB
PMI Manufaktur RI Anjlok, Menko Airlangga: Industriawan Lagi Pesimistis!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengindikasikan adanya "pesimisme" di kalangan industriawan. (Foto:Fadil-Suara.com)

Suara.com - Di tengah euforia surplus neraca perdagangan Indonesia yang mencetak rekor 61 bulan berturut-turut, awan mendung tiba-tiba menyelimuti sektor manufaktur. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Indonesia pada Juni 2025 kembali anjlok ke angka 46,9 dibandingkan Mei 2025 yang berada pada posisi 47,4.

Kondisi ini, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengindikasikan adanya "pesimisme" di kalangan industriawan.

Namun, Airlangga buru-buru menenangkan. Ia menegaskan, di balik angka PMI yang merosot itu, ada kinerja ekspor yang tetap gemilang dan seharusnya menjadi dasar optimisme.

"Kalau kita lihat neraca perdagangan kita ini di bulan ini, bulan Mei positif 4,6 miliar USD, dan ini adalah surplus 61 bulan berturut-turut," ungkap Airlangga Hartarto di Kantornya, Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Airlangga menjelaskan lebih lanjut rincian neraca perdagangan yang positif tersebut. Ekspor nonmigas Indonesia mencapai 5,83 miliar USD, sebuah angka yang impresif. Namun, ia tak menampik adanya tantangan dari impor migas yang mencapai 1,53 miliar USD, menyebabkan Indonesia masih mengalami defisit di sektor migas.

"Jadi kita defisit oleh migas. Oleh karena itu Bapak Presiden mencanangkan program kemandirian energi agar defisit kita bisa hilang," kata Airlangga, menyoroti visi strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada energi impor.

Secara keseluruhan, total ekspor Indonesia di bulan Mei tercatat sebesar 24,61 miliar USD, sementara impor berada di angka 20,31 miliar USD. Angka-angka ini jelas menunjukkan aktivitas perdagangan yang sangat sehat.

"Nah memang di tengah ekspor yang positif PMI kita turun dan ini menunjukkan bahwa para industriawan agak pesimis khawatir," ujarnya, mengakui adanya keresahan di sektor industri.

Pesimisme ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari ketidakpastian global, tekanan biaya produksi, hingga daya beli domestik.

baca juga

Meskipun demikian, Airlangga tetap mengajak para pelaku industri untuk mempertahankan optimisme. Ia meyakini bahwa Indonesia memiliki fondasi kuat untuk terus bersaing di pasar global.

"Tetapi kalau kita lihat dari ekspor seharusnya kita tetap optimis dan kita bisa terus ekspor karena logistik kita bisa bersaing," tegas Airlangga. Keunggulan di sektor logistik menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk menjaga daya saing produk-produknya di pasar internasional, sekalipun di tengah tantangan global.

Diketahui, Indeks produktivitas manufaktur di sejumlah negara Asean mengalami penurunan signifikan. Laporan terbaru S&P Global pada awal Juni ini menunjukkan tingkat Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia berada di level terendah dibandingkan negara tetangga.

Berdasarkan rilis PMI manufaktur yang dikeluarkan S&P Global, Selasa (1/7/2025), Indonesia tercatat mengalami kontraksi mendalam hingga ke level 46,9 pada Juni 2025 atau jauh diambang batas ekspansi di angka 50.

Kontraksi manufaktur yang terjadi di Indonesia terjadi beruntun sejak 3 bulan terakhir. Pada April lalu, PMI mencapai 46,7, lalu naik pada Mei ke angka 47,4. S&P Global juga melaporkan secara keseluruhan PMI manufaktur Asean anjlok selama 3 bulan berturut-turut. Pada Juni 2025, PMI manufaktur Asean berada di angka 48,6, turun dari 49,2 pada bulan Mei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Soroti Peringkat Logistik RI di Tingkat Global: Cuma Menengah!

Menko Airlangga Soroti Peringkat Logistik RI di Tingkat Global: Cuma Menengah!

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:04 WIB

Ekonom Sebut Pemerintah Harus Punya Mitigasi Kebijakan Sebelum Keluarkan Aturan Rokok

Ekonom Sebut Pemerintah Harus Punya Mitigasi Kebijakan Sebelum Keluarkan Aturan Rokok

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 08:26 WIB

FORNAS VIII Digelar, Hidupkan Industri Olahraga Potensi Perputaran Uang Miliaran Rupiah

FORNAS VIII Digelar, Hidupkan Industri Olahraga Potensi Perputaran Uang Miliaran Rupiah

Sport | Selasa, 01 Juli 2025 | 22:37 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×