Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

PMI Manufaktur RI Anjlok, Menko Airlangga: Industriawan Lagi Pesimistis!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 02 Juli 2025 | 14:26 WIB
PMI Manufaktur RI Anjlok, Menko Airlangga: Industriawan Lagi Pesimistis!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengindikasikan adanya "pesimisme" di kalangan industriawan. (Foto:Fadil-Suara.com)

Suara.com - Di tengah euforia surplus neraca perdagangan Indonesia yang mencetak rekor 61 bulan berturut-turut, awan mendung tiba-tiba menyelimuti sektor manufaktur. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Indonesia pada Juni 2025 kembali anjlok ke angka 46,9 dibandingkan Mei 2025 yang berada pada posisi 47,4.

Kondisi ini, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengindikasikan adanya "pesimisme" di kalangan industriawan.

Namun, Airlangga buru-buru menenangkan. Ia menegaskan, di balik angka PMI yang merosot itu, ada kinerja ekspor yang tetap gemilang dan seharusnya menjadi dasar optimisme.

"Kalau kita lihat neraca perdagangan kita ini di bulan ini, bulan Mei positif 4,6 miliar USD, dan ini adalah surplus 61 bulan berturut-turut," ungkap Airlangga Hartarto di Kantornya, Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Airlangga menjelaskan lebih lanjut rincian neraca perdagangan yang positif tersebut. Ekspor nonmigas Indonesia mencapai 5,83 miliar USD, sebuah angka yang impresif. Namun, ia tak menampik adanya tantangan dari impor migas yang mencapai 1,53 miliar USD, menyebabkan Indonesia masih mengalami defisit di sektor migas.

"Jadi kita defisit oleh migas. Oleh karena itu Bapak Presiden mencanangkan program kemandirian energi agar defisit kita bisa hilang," kata Airlangga, menyoroti visi strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada energi impor.

Secara keseluruhan, total ekspor Indonesia di bulan Mei tercatat sebesar 24,61 miliar USD, sementara impor berada di angka 20,31 miliar USD. Angka-angka ini jelas menunjukkan aktivitas perdagangan yang sangat sehat.

"Nah memang di tengah ekspor yang positif PMI kita turun dan ini menunjukkan bahwa para industriawan agak pesimis khawatir," ujarnya, mengakui adanya keresahan di sektor industri.

Pesimisme ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari ketidakpastian global, tekanan biaya produksi, hingga daya beli domestik.

Meskipun demikian, Airlangga tetap mengajak para pelaku industri untuk mempertahankan optimisme. Ia meyakini bahwa Indonesia memiliki fondasi kuat untuk terus bersaing di pasar global.

"Tetapi kalau kita lihat dari ekspor seharusnya kita tetap optimis dan kita bisa terus ekspor karena logistik kita bisa bersaing," tegas Airlangga. Keunggulan di sektor logistik menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk menjaga daya saing produk-produknya di pasar internasional, sekalipun di tengah tantangan global.

Diketahui, Indeks produktivitas manufaktur di sejumlah negara Asean mengalami penurunan signifikan. Laporan terbaru S&P Global pada awal Juni ini menunjukkan tingkat Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia berada di level terendah dibandingkan negara tetangga.

Berdasarkan rilis PMI manufaktur yang dikeluarkan S&P Global, Selasa (1/7/2025), Indonesia tercatat mengalami kontraksi mendalam hingga ke level 46,9 pada Juni 2025 atau jauh diambang batas ekspansi di angka 50.

Kontraksi manufaktur yang terjadi di Indonesia terjadi beruntun sejak 3 bulan terakhir. Pada April lalu, PMI mencapai 46,7, lalu naik pada Mei ke angka 47,4. S&P Global juga melaporkan secara keseluruhan PMI manufaktur Asean anjlok selama 3 bulan berturut-turut. Pada Juni 2025, PMI manufaktur Asean berada di angka 48,6, turun dari 49,2 pada bulan Mei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Soroti Peringkat Logistik RI di Tingkat Global: Cuma Menengah!

Menko Airlangga Soroti Peringkat Logistik RI di Tingkat Global: Cuma Menengah!

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:04 WIB

Ekonom Sebut Pemerintah Harus Punya Mitigasi Kebijakan Sebelum Keluarkan Aturan Rokok

Ekonom Sebut Pemerintah Harus Punya Mitigasi Kebijakan Sebelum Keluarkan Aturan Rokok

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 08:26 WIB

FORNAS VIII Digelar, Hidupkan Industri Olahraga Potensi Perputaran Uang Miliaran Rupiah

FORNAS VIII Digelar, Hidupkan Industri Olahraga Potensi Perputaran Uang Miliaran Rupiah

Sport | Selasa, 01 Juli 2025 | 22:37 WIB

Terkini

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:51 WIB

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:46 WIB

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:46 WIB

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:35 WIB

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:26 WIB

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:15 WIB

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:14 WIB

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:45 WIB

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:32 WIB

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:28 WIB