Pemerintah Iran mengesahkan aturan bagi perdagangan mata uang kripto (cryptocurrency). Langkah tersebut dapat membantu negara itu mengakali sanksi finansial yang dikenakan oleh AS terhadap Iran akibat program nuklir.
Iran Golkan Penggunaan Mata Uang Kripto untuk Impor
Aturan baru tersebut diumumkan pada Senin (29/08/2022), beberapa pekan setelah Organisasi Pengembangan Perdagangan Iran menyetujui pesanan impor mobil senilai US$10 juta pertama memakai kripto.
Radio Free Europe melaporkan, Menteri Perdagangan Seyed Reza Fatemi Amin berkata peraturan baru itu menspesifikasi semua isu terkait penggunaan kripto, termasuk penyediaan bahan bakar dan energi untuk penambangan serta pemberian lisensi oleh pemerintah.