Kenneth Rapoza, penulis kontributor Forbes.com, berkata Bitcoin (BTC) tidak mampu melawan inflasi dan akan menuju harga US$12 ribu.
Bitcoin dengan batas suplai 21 juta BTC disebut sebagai alat simpan nilai oleh Goldman Sachs dan perlindungan terhadap inflasi. Tetapi, ekonomi AS yang dilanda inflasi menyebabkan pasar kripto menurun tajam.
“Bitcoin tidak kebal terhadap faktor makroekonomi. Faktor seperti keputusan Federal Reserve soal suku bunga berdampak terhadap sentimen investor,” jelas Andrei Grachev dari DWF Labs.