DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Provinsi Aceh, dr Azharuddin mengatakan, makanan di rumah sakit tidak identik dengan tidak enak, soal enak itu tidak selalu harus mahal, tetapi yang paling penting memenuhi standar minimal yang dipersyaratkan untuk suatu rumah sakit pada umumnya.
dr Azharuddin menjelaskan, penyelenggaraan makanan di rumah sakit merupakan kegiatan pelayanan gizi di rumah sakit yang berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien, baik rawat inap maupun rawat jalan.
“Makanan di rumah sakit dirancang untuk kepentingan metabolisme tubuh, peningkatan kesehatan, maupun mengoreksi kelainan metabolisme, dalam upaya preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif,” jelas dr Azharuddin kepada reporter Dialeksis.com, Banda Aceh, Selasa (15/11/2022).