Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:08 WIB
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Calon Deputi Gubernur BI, Solikin M. Juhro mengatakan meski pemerintah dan Bank Indonesia (BI) "mengguyur" perbankan dengan dana jumbo mencapai ratusan triliun rupiah, pertumbuhan kredit nyatanya belum berlari kencang. Tangkapan Layar
baca 10 detik
  • Kemenkeu & BI guyur bank ratusan triliun, tapi kredit 2025 cuma tumbuh satu.
  • Dana tak otomatis terserap ekonomi riil karena sisi demand usaha belum kuat.
  • Pemerintah & BI fokus urai sumbatan usaha agar kredit bisa terserap maksimal.

Suara.com - Meski pemerintah dan Bank Indonesia (BI) "mengguyur" perbankan dengan dana jumbo mencapai ratusan triliun rupiah, pertumbuhan kredit nyatanya belum berlari kencang.

Fenomena ini menjadi sorotan dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Calon Deputi Gubernur BI, Solikin M. Juhro, di DPR RI, Jumat (23/1/2026).

Solikin mengungkapkan bahwa penambahan likuiditas saja tidak cukup. Menurutnya, uang primer (M0) hanyalah "embrio" yang tidak akan otomatis menjadi penggerak ekonomi jika sisi permintaan (demand) dari masyarakat dan dunia usaha masih lesu.

"Respons sisi demand saat ini memang tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya. Saat likuiditas digelontorkan, tidak otomatis terserap ke ekonomi riil," jelas Solikin di hadapan Komisi XI.

Informasi saja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menempatkan dana Rp276 triliun di bank-bank Himbara (pelat merah) disisi lain BI telah menyalurkan insentif makroprudensial sebesar Rp397,9 triliun hingga awal Januari 2026. Namun, hasilnya belum sesuai ekspektasi karena pertumbuhan kredit masih tertahan di angka 9,69% (yoy).

Solikin menilai perbankan sudah memiliki rencana penyaluran (pipeline) sendiri, sehingga dana tambahan dari pemerintah tidak bisa langsung diserap jika sektor usaha yang mampu mengabsorpsi modal tersebut belum tersedia.

Untuk memecahkan kebuntuan ini, Solikin menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan sisi penawaran (supply) dan permintaan. Saat ini, fokus Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tidak lagi hanya menjaga stabilitas, tetapi juga melakukan debottlenecking atau mengurai sumbatan hambatan di dunia usaha agar permintaan kredit kembali bergairah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Gandeng BUMN Tarik Pajak Transaksi Luar Negeri, Incar Rp 84 M per Tahun

Purbaya Gandeng BUMN Tarik Pajak Transaksi Luar Negeri, Incar Rp 84 M per Tahun

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:23 WIB

Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?

Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:36 WIB

Purbaya Gunakan AI hingga Beli Data dari Luar Negeri buat Cari Tambahan Pajak

Purbaya Gunakan AI hingga Beli Data dari Luar Negeri buat Cari Tambahan Pajak

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 14:59 WIB

Terkini

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

×