DIALEKSIS.COM | Jakarta - Rusia mengancam untuk berhenti memasok minyak kepada sekutu Barat Ukraina setelah menolak batas harga yang diusulkan sebesar USD60 atau Rp925 ribu per barel. Batasan itu mulai berlaku pada Senin, bersamaan dengan embargo Uni Eropa (UE) terhadap minyak Rusia yang dikirim melalui laut.
Perwakilan tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulynov, mengecam kesepakatan yang dibuat oleh pendukung Barat Ukraina dan memperingatkan bahwa mereka akan menyesali keputusan tersebut.
"Mulai tahun ini, Eropa akan hidup tanpa minyak Rusia," cuit Ulyanov.