alexametrics

Munculnya Varian Omicron, Bagaimana dengan Nasib Pariwisata?

Munculnya Varian Omicron, Bagaimana dengan Nasib Pariwisata?
home Nasional Ibukota Munculnya Varian Omicron, Bagaimana dengan Nasib Pariwisata? Rabu, 01 Desember 2021 | 08:06 WIB Ilustrasi wisatawan. Kemunculan varian omicron menjadi momok tersendiri, apalagi ekonomi seperti pariwisata yang lagi bangkit dari keterpurukan. (Pixabay)

KlikBabel.com - Munculnya varian baru COVID-19 pastinya bakal menjadi ancaman tersendiri untuk ekonomi di Indonesia. Padahal pariwista saat ini mulai bangkit dari keterpurukan. 

Namun demikian, Ketua Pelatihan Sumber Daya Manusia di Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Alexander Nayoan mengatakan  kemunculan varian virus corona baru bernama Omicron tidak mempengaruhi optimisme geliat pariwisata di Indonesia kelak.

"Tetap positif pariwisata dan bisnis akan meningkat regardless bentuk COVID-nya apa," kata Alexander dikutip dari ANTARA Rabu (1/12/2021).

Lewat penerapan protokol kesehatan di seluruh lapisan masyarakat beserta upaya pemerintah mengatasi pandemi COVID-19, dia berharap kemunculan varian Omicron tidak akan membuat situasi tak terkendali. Bilamana ada dampak terhadap pariwisata domestik, dia berharap penurunan yang terjadi takkan signifikan dan tidak memakan waktu lama.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengemukakan sejumlah negara terjangkit varian baru Omicron (B.1.1.529) menerapkan langkah mitigasi beragam pada mobilitas penduduk untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

"Sebagian besar negara di dunia, terlebih yang sedang meningkat saat ini segera mengambil langkah antisipasi untuk mencegah varian Omicron ini untuk masuk dan menyebar semakin luas," kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Indonesia yang diikuti dari YouTube BNPB di Jakarta, Selasa.

Varian COVID-19 yang kali pertama dilaporkan berada di Afrika Selatan, Hongkong dan Botswana pada November 2021 itu, kata Wiku, hingga saat ini menjangkit di Italia, Jerman, Belanda, Inggris, Australia, Kanada dan Israel.

Ia mengatakan pemerintah di berbagai negara termasuk Indonesia menyusun pelaku perjalanan, khususnya perjalanan internasional yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari ancaman terpapar atau membawa kasus varian baru ke dalam negeri.

Wiku mengatakan varian Omicron atau merupakan mutasi dari virus COVID-19 yang awalnya ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai Varian Under Monitoring pada 24 November 2021 dan dua hari setelahnya ditetapkan sebagai Varian of Concern (VOC).

Menurut Wiku, WHO menyebutkan bahwa efektivitas vaksin, testing dan obat-obatan saat ini terhadap varian Omicron masih dalam tahap pengkajian lebih lanjut.

"Namun dikatakan bahwa bukti awal menunjukkan mungkin ada peningkatan risiko tertular kembali untuk orang yang sudah pernah mengalami COVID-19 dibandingkan dengan varian lainnya," katanya.

Namun demikian Wiku memastikan informasi terkait hal ini masih sangat terbatas dan masih dalam proses penelitian.

loading...
Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com

bagikan
halaman ini       Berita Terkait Muncul di Tengah Ekonomi Indonesia yang Mulai Pulih, Menkeu Turut Waspadai Varian Omicron Omicron Merebak, Satgas Keluarkan SE No.23 tentang Protokol Perjalanan Internasional Masa Karantina Kedatangan Pelaku Perjalanan Luar Negeri Diperpanjang Hingga 7 Hari Daftar Aturan Baru Covid-19 Di Indonesia Setelah Muncul Varian Omicron Heboh Virus Corona Varian Omicron, Sudahkah Terdeteksi di Indonesia? Topik #Pariwisata Indonesia #varian baru virus corona Cegah Covid-19 Varian Baru, Indonesia Tolak Warga 8 Negara Afrika Masuk 5 Fakta Virus Corona Varian Omicron, Dari Gejala Hingga Bersiko Kebal Vaksin Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Muncul di Afrika, Bagaimana di Indonesia? COVID-19 Varian AY.4.2 Lebih Menular Dibanding Varian Delta Presiden Jokowi Bahas Opsi Bebaskan Karantina Bagi Wisman Untuk Pulihkan Pariwisata Komentar Berita Terbaru 17 Hours Pemerintah Siapkan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Kurang Mampu, Ini Kata Legislator Golkar Efredi Effendi 17 Hours Harianto Anggota DPRD Babel Sebarluaskan Perda Ketenagakerjaan Di Desa Terak 17 Hours Informasi Publik, Politisi PPP Amri Cahyadi Bilang Hak IRT Untuk Tahu 17 Hours Bantuan Hukum Untuk Masyarakat, Legislator Demokrat Nico Plamonia Bilang Begini Caranya 18 Hours Ranto Sendhu Ajak Millenial Jaga Kelestarian Lingkungan 18 Hours Pokir DPRD Tidak Terakomodir Di RKPD, Ini Kata Ketua DPRD Herman Suhadi 18 Hours Ketua DPRD Pimpin Paripurna, Ini Propemperda 2022 18 Hours Gubernur Anjurkan Pekerja Informal Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan 18 Hours Dua Ribu Bibit Pohon Untuk Hijaukan Kawasan Danau Pading 18 Hours Gelaran HKSN di Danau Pading Berikan Manfaat untuk Masyarakat

Terkini