alexametrics

Ayah Azan di Gorong-Gorong, Paman Pingsan, Tim SAR Gabungan Lampung

Ayah Azan di Gorong-Gorong, Paman Pingsan, Tim SAR Gabungan Lampung
Ayah Azan di Gorong-Gorong, Paman Pingsan, Tim SAR Gabungan Lampung Belum Temukan Shakel

Shakel (kiri) dan Tim SAR Gabungan saat menyisir sungai di Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Senin (17/5/2021). LAMPUNGPRO.CO/BASARNAS

Selasa, 18 Mei 2021       3097 Views      Bandar Lampung BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Banyaknya cabang gorong-gorong dan sampah membuat pencarian Muhamad Arvansa Shakel (4) pada hari kedua pencarian, Senin (17/5/2021) pukul 22.00 WIB, belum membuahkan hasil. Shakel dilaporkan hilang setelah terseret air dan masuk siring di Gang Bukit 1 Pasar Tugu, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Minggu (15/5/2021) siang.


Pencarian Shakel melibatkan 15 dinas dan instansi ditambah masyakarat setempat. Ayah Shakel, Krisna Bayu, bahkan masuk ke gorong-gorong sambil melantunkan azan dengan harapan anak keduanya itu dapat ditemukan. 

Paman korban, Yogi, bahkan mengalami sesak dan kehabisan napas saat berada di gorong-gorong. Yogi langsung diberikan perawatan dan bantuan alat pernapasan dari tim kesehatan yang berada di lokasi. Keduanya bersikeras masuk ke gorong-gorong untuk mencari Shakel.

Pencarian hari kedua ini, menurut
Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, dimulai pukul 06.30 WIB dengan membagi menjadi empat yaitu Tim I  fokus bersihkan aliran drainanse di fly over pasar tugu. Tim II  menyisir aliran drainase dari flyover Pasar Tugu ke arah aliran sungai RS Graha Husada. 

Kemudian, Tim III menyisir di sungai Jalan Sultan Slamet hingga Gunung Camang (Ridwan Rais) dan Tim IV   menyisir di sungai Jala  Sultan Slamet hingga Jalan Balok (Fayakun). Banyaknya aliran drainase dari lokasi kejadian membuat Tim SAR Gabungan memeriksa secara keseluruhan. 

“Pada operasi kali ini, tim juga menggunakan peralatan ekstrikasi dan search cam milik Ditsamapta Polda Lampung dan Basarnas Lampung. Alat ini untuk memeriksa lokasi yang tidak memungkinkan tim untuk masuk melakukan pencarian dikarenakan lokasinya sempit,” kata Jumaril, kepada Lampungpro.co.

KLIK JUGA BERITA SEBELUMNYA: Pencarian Bocah Hanyut di Pasar Tugu Bandar Lampung, Sampah Menumpuk di Siring Jadi Kendala

Pada bagian lain,  Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Lampung, Basri, mengatakan Tim SAR Gabungan melakukan pencarian kurang lebih 23 kilometer dari titik nol korban terjatuh. Tim akan melakukan pencarian hingga tujuh hari, namun jika belum ditemukan akan ditambahkan tiga hari. Rencananya, hari ini Selasa (18/5/2021) tim akan melakukan pencairan di daerah muara dan laut. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Reporter: Sandy dan Febri Arianto

#Tim SAR Gabungan # pencarian # pertolongan # Basarnas Lampung # anak hilang # korban # sungai # Siring # gorong-gorong

Terkini