RIAUONLINE, PEKANBARU - Ketua Forum Pekanbaru Kota Bertuah, Masril Ardi meminta Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mempertimbangkan untuk memcabut kembali gelar adat datuk yang diberikan kepada Presiden Jokowi.
Pasalnya, salah satu alasan kuat LAMR memberi gelar adat ke Jokowi dikarenakan LAMR menganggap Riau bebas kabut asap pada tahun 2016, 2017, dan 2018 lalu setelah 17 tahun berturut-turut dilanda kabut asap.
"Itu gelar tertinggi kalau tidak salah, ternyata gelar yang diberikan itu meleset. Belum setahun dikasih gelar, kebakaran ternyata makin parah dari tahun yang sudah-sudah, mungkin ini bisa lebih parah dari tahun 2015," katanya Rabu, 11 September 2019.