Tanaman Padi di Pule Wonogiri Terserang Blas

Tanaman Padi di Pule Wonogiri Terserang Blas

Solopos.com, WONOGIRI—Tanaman padi seluas 40 hektare (ha) di Pule, Selogiri, Wonogiri terserang penyakit blas atau penyakit akibat jamur. Hal itu karena petani menggunakan jenis benih padi berbeda-beda yang tak kuat terhadap serangan penyakit.

Atas kondisi itu, pemerintah desa (pemdes) setempat menggelar penyuluhan pertanian bagi petani sebagai persiapan menghadapi musim tanam II. Penyuluhan digelar di salah satu ruang di Kantor Desa Pule, Rabu (20/3/2019). Acara yang menghadirkan dua penyuluh pertanian kecamatan, yakni Sugito dan Selfi, ini diikuti 60 petani dari delapan dusun. Rekomendasi Redaksi : Pemuda Banyak Yang Merantau, Wonogiri Kekurangan Petani Muda Pakai Alsintan, Petani Wonogiri Bisa Pangkas Biaya Produksi 30 Persen

Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Pule, Agus Haryanto, mengatakan tanaman padi yang terserang penyakit blas terdapat di enam dari delapan dusun di Desa Pule. Enam dusun itu di antaranya Pule (Poktan Semeru), Ngledok (Poktan Handayani), Sayangan (Poktan Ras), dan Jetak (Poktan Tirtosari) masing-masing seluas lebih kurang 5 ha. Sementara di Gemutren (Poktan Margo Utomo) dan Marekan (Poktan Pelita) masing-masing seluas lebih kurang 10 ha.

Menurut Agus, luasan itu cukup besar jika dibandingkan total luas sawah di Pule 281,89 ha. Para petani telah mengobati tanaman padi mereka secara serentak. Kini kondisinya membaik dan diprediksi bisa panen pada April mendatang.

 

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS