SUKABUMIUPDATE.com - Dua remaja Indonesia, Alicia Chan (15) dan Aileen Bachtiar (16), melakukan penelitian teknologi nanopartikel ketika mengikuti sekolah musim panas, masing-masing, di Columbia University dan University of Pennsylvania, Amerika Serikat. Dikutip dari tempo.co, kedua siswi kelas 11 dari Jakarta Intercultular School (JIS) itu menghasilkan dua produk yaitu material anti air dan bahan alternatif pengawet makanan.
Keduanya dihadirkan di @america, Pacific Place, Jakarta Selatan, Sabtu 7 Februari 2020. Masing-masing lalu mengisahkan pengalaman selama tiga pekan menjalani sekolah musim panasnya dan produk penelitian yang dihasilkan.
Dimulai dari Alicia yang mengungkap ketertarikannya terhadap penelitian superhydrophobicity atau membuat sebuah benda agar permukaannya anti air. Alicia membuat cairan spray superhydrophobicity. “Jika disemprotkan ke suatu benda, maka akan memiliki tekstur nano seperti daun lotus, anti air,” ujarnya.
Alicia menjelaskan, menggunakan teknik biomimicry di mana karakteristik organisme ditiru untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari. Cairan spray superhydrophobocity yang dihasilkannya pun dapat diaplikasikan ke segala permukaan apapun. "Contohnya ke atap rumah biar anti bocor," katanya.