- Eks gitaris Turnstile, Brady Ebert, didakwa percobaan pembunuhan setelah sengaja menabrak ayah sang vokalis dengan mobil.
- Ayah Brendan Yates (78 tahun) menderita luka serius namun berhasil selamat setelah menjalani operasi darurat.
- Turnstile mengungkap bahwa Ebert telah dikeluarkan sejak 2022 karena perilaku toksik dan ancaman kekerasan yang terus meningkat.
Suara.com - Mantan gitaris band hardcore Turnstile, Brady Ebert, ditangkap atas tuduhan percobaan pembunuhan tingkat dua dan penyerangan tingkat pertama menyusul insiden tragis pada akhir pekan lalu.
Melansir laporan Rolling Stone, Sabtu, 3 April 2026, pria berusia 33 tahun tersebut diduga sengaja menabrak seorang pria lansia berusia 78 tahun menggunakan kendaraannya usai terlibat perselisihan.
Manajemen Turnstile mengonfirmasi bahwa korban merupakan ayah kandung dari vokalis mereka, Brendan Yates.
Kepolisian melaporkan bahwa Ebert sempat melarikan diri dari lokasi kejadian sebelum akhirnya berhasil diringkus. Saat ini, Ebert telah mendekam di tahanan tanpa jaminan.
Meski menderita trauma fisik yang sangat parah, korban selamat dan telah menjalani operasi dengan sukses.
Sementara itu, dalam pernyataan resminya, Turnstile menjelaskan bahwa mereka telah memutus hubungan dengan Ebert sejak 2022 akibat pola perilaku merugikan yang terus berulang.
Band tersebut mengaku telah berupaya memberikan dukungan pemulihan, namun situasi justru memburuk hingga muncul ancaman kekerasan.
Puncaknya, dalam beberapa bulan terakhir eskalasi ancaman tersebut meningkat drastis hingga berujung pada aksi kekerasan fisik di kediaman orangtua Brendan Yates.
Turnstile kini meminta publik menghormati privasi mereka di tengah masa pemulihan sang ayah, seraya menegaskan bahwa mereka tidak lagi memiliki kata-kata untuk menggambarkan situasi kelam tersebut.