TIMESINDONESIA – Reaksi anafilaktik adalah syok yang disebabkan oleh reaksi alergi yang berat. Syok Anafilaktik membutuhkan pertolongan yang cepat dan tepat. Untuk itu, fasilitas pelayanan kesehatan harus selalu siap mengantisipasi kemungkinan kejadian tersebut.
Dalam laman resminya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) menyampaikan, reaksi anafilaktik tersebut pasti terjadi pada penyuntikan vaksinasi skala besar. Meskipun kejadiannya sangat jarang.
"Dari satu juta dosis, terjadi sebanyak 1 atau 2 kasus," tulis Kemenkes RI dikutip TIMES Indonesia, Jumat (19/2/2021).