TIMESINDONESIA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat bekerjasama dengan Anggota DPR RI Komisi IX mengadakan sosialisasi percepatan penanganan stunting khususnya di Kabupaten Salatiga.
Dari data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SGBI) tahun 2021 prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4 persen atau 5,33 juta balita. Oleh karena itu pemerintah berupaya terus mendorong program percepatan stunting di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Meskipun prevalensi stunting ini telah mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.Seperti yang diamanatkan Presiden RI Joko Widodo, Indonesia menargetkan angka stunting turun menjadi 14 persen di tahun 2024.