TIMESINDONESIA – Bertambahnya debit air dan meningkatnya permukaan air sungai Brantas yang melintasi kota Kediri kemarin membuat semua pihak waspada. Pada Senin malam, saat debit air meningkat, air sempat meluber ke lantai Taman Brantas. Air sendiri akhirnya surut dengan seiring dengan menurunnya debit air.
Mencegah luapan air kembali masuk ke Taman Brantas, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri membangun tanggul sementara dari sandbag atau karung pasir di salah satu sudut Taman Brantas. Taman yang sering dipakai remaja kota Kediri bermain BMX dan skateboard itu memang "bertetangga" langsung dengan Sungai Brantas.
Kepala DLHKP Anang Kurniawan, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup Chandra Maharantho menuturkan lokasi tanggul berada di pojok sebelah barat Taman, tepat berada di bawah Jembatan Brawijaya.