TIMESINDONESIA – Anggota Komisi VI DPR RI Intan Fauzi mendorong Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk benar-benar memastikan Holding BUMN Farmasi berjalan sesuai dengan tujuan awal digabungkan tiga perusahaan plat merah. Ketiga BUMN farmasi itu adalah PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF), PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF), dan PT Bio Farma (Persero).
"Mengenai holding farmasi, terakhir kami RDP dengan Holding Farmasi, tujuan dari adanya holding sinergi tiga bumn dibidang farmasi ini, maksud Pak Menteri bagus, tentu kita harapkan terjadi efisiensi, ada grow, ada peningkatan skala bisnis, tapi terakhir pada saat RDP itu belum terlihat," terang Intan.
Pernyataan itu disampaikan Intan Fauzi secara langsung dengan Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI, Senin 5 Desember 2022. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima itu mengagendakan evaluasi pelayanan kinerja Kementerian BUMN TA 2022, evaluasi pencapaian kinerja dan rencana aksi pembinaan BuMN.