TIMESINDONESIA – Wali Kota Malang, Sutiaji memberi sorotan tajam terhadap para pelaku usaha yang main main soal pajak hingga melakukan manipulasi. Hal ini ia lakukan, setelah adanya banyak temuan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang beberapa waktu lalu.
Dari temuan sidak Bapenda Kota Malang, setidaknya ada lima usaha restoran dan kafe yang diduga memanipulasi pajak. Sehingga, Pemerintah Daerah (Pemda) mengalami kebocoran mencapai Rp2 miliar.
Menurut Sutiaji, pajak tersebut adalah titipan uang dari rakyat atau para konsumen kepada resto atau kafe yang nantinya disetorkan kepada pemerintah untuk pembangunan daerah.