Menteri Agama (menag) Yaqut Cholil Qoumas menginginkan Kantor Urusan Agama (KUA) jangan hanya mengurusi pernikahan atau menjadi kantor urusan asmara saja. Namun menjadi kantor yang sesuai dengan namannya, Kantor Urusan Agama.
“Pelayanan KUA harus prima, tidak semata kantor urusan asmara, tapi sesuai namanya, yaitu Kantor Urusan Agama,” jelas Menag saat memberi sambutan pada Rakernas Bimas Islam di Cilegon, Kamis (3/3), melansir dari laman kemenag.
BacaJuga SE Menag Tidak Melarang Penggunaan Pengeras Suara untuk Azan Tagar #LaporkanRoySuryo Trending Topic Twitter, Warganet: Dia Provokator Sah! Vaksin Merah Putih Dinyatakan Halal
Hadir dalam kesempatan itu, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, para staf khusus Menteri Agama, pejabat eselon II Ditjen Bimas Islam, serta Kabid Urais Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia.
“Urusan agama sangat banyak, dari lahir sampai mati,” tegas Menag Gus Yaqut.
Pada kesempatan tersebut Menag menyampaikan, Kemenag telah merevitalisasi 106 KUA pada tahun 2021. Tahun ini, Kemenag menargetkan proses revitalisasi bisa dilakukan pada 1.000 KUA.