SUARA PEKANBARU - Pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ini, K. H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) kembali menekankan pentingnya menjaga lisan atau tutur kata.
Selama bulan Ramadhan ini, kata Aa Gym, jangan sampai kita mengucapkan kata-kata yang tidak baik atau menyakiti hati orang lain.
Bukan hanya bulan Ramadhan, pada bulan-bulan berikutnya pun, kata Aa Gym, kita harus selalu berbicara dengan bijak, penuh kebaikan, menghormati orang lain, jangan sampai berbicara tentang hal-hal yang tidak benar atau fitnah.
"Dengan menjaga lisan, kita dapat menjaga hati kita agar selalu bersih dan terang cahayanya selama bulan Ramadhan dan setelahnya," ujar Aa Gym dikutip dari Instagram-nya, Jumat 14 April 2023.
Katanya, lisan merupakan salah satu anugerah terbesar yang diberikan Allah kepada manusia. Dengan lisan, manusia dapat berbicara, berkomunikasi, dan menyampaikan pesan.
Namun, jika lisan tidak dijaga dengan baik, maka dapat menjadi sumber masalah dan bahaya bagi diri sendiri dan orang lain.
Aa Gym menekankan pentingnya menjaga lisan agar tidak terjerumus dalam ghibah (mengumpat) atau fitnah (mencemarkan nama baik orang lain tanpa bukti yang jelas).
Ia juga mengingatkan, lisan dapat menjadi senjata yang dapat membangun atau menghancurkan diri sendiri dan orang lain.
Oleh karena itu, kita harus bijak dalam menggunakan lisan dan memperhatikan bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi.
Baca Juga: Sholat Lailatul Qadar Jam Berapa? Ini Waktu Terbaik Mencegat Malam yang Lebih Baik dari 1000 Bulan
Dalam beberapa kesempatan, Aa Gym juga menekankan bahwa menjaga lisan bukan hanya dengan menghindari hal-hal yang negatif, tetapi juga dengan meningkatkan kualitas dan konten dari komunikasi yang kita sampaikan.
Kita dapat membiasakan diri untuk berbicara dengan bahasa yang sopan, menghargai orang lain, dan memberikan nilai positif dalam setiap komunikasi yang dilakukan.
Dengan menjaga lisan dengan baik, kita dapat menciptakan hubungan yang lebih harmonis dengan orang lain, memperoleh keberkahan dalam kehidupan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. (*)