Bagian Tubuh Sempat Disentuh Bos, Pengakuan Alfi Damayanti yang Tolak Staycation Jadi Sorotan

Suara Pekanbaru

Senin, 15 Mei 2023 | 19:31 WIB
Bagian Tubuh Sempat Disentuh Bos, Pengakuan Alfi Damayanti yang Tolak Staycation Jadi Sorotan
Alfi Damayanti. Alfi Damayanti, yang bekerja di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa atasan sering mengajaknya untuk staycation. (Instagram/alfidamayanti22_)

SUARA PEKANBARU - Kisah Alfi Damayanti yang viral mengungkapkan perilaku tak menyenangkan yang diduga dilakukan atasannya di tempat kerjanya.

Alfi Damayanti, yang bekerja di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa atasan sering mengajaknya untuk staycation.

Ajakan itu adalah sebagai syarat perpanjangan kontrak kerja Alfi Damayanti di tempat kerjanya itu. 

Ancaman untuk tidak memperpanjang kontrak kerjanya jika tidak menuruti ajakan tersebut juga dilontarkan oleh atasan tersebut.

Ternyata, oknum atasan Alfi Damayanti ini menempati jabatan manajer outsourcing di perusahaan tempat Alfi bekerja. 

Hal ini membuat ancaman yang dia berikan menjadi semakin tidak sepatutnya terjadi di lingkungan kerja. 

Alfi Damayanti kemudian berani angkat bicara dan mengungkapkan kasus pelecehan yang dia alami oleh atasannya.

Satu di antara kejadian yang Alfi sampaikan adalah ketika sang atasan mengejar-ngejarnya untuk memberikan lokasi kos tempat tinggalnya. 

Bahkan sebelum menelponnya, sang atasan juga memaksa Alfi untuk memberikan alamat kosnya. 

baca juga

Alfi merasa risih dan curiga terhadap permintaan tersebut, sehingga dia hanya memberikan informasi bahwa dia tinggal di sebuah kost, tanpa memberikan alamat yang rinci.

Namun, bahkan setelah sampai di kos, sang atasan masih terus meneror Alfi dengan permintaan untuk berbagi lokasi. 

"Puncaknya adalah ketika Anda (Alfi Damayanti) dikejar-kejar untuk memberikan lokasi kos anda. Apa yang terjadi?" tanya Balques Manisang ke Alfi Damayanti, seperti dilansir tvOnenews.com dari tayangan Perempuan Bicara.

Alfi merasa takut jika dia memberikan alamat kosnya, karena dia tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh atasan tersebut. 

Meskipun Alfi tidak memberikan informasi tersebut, sang atasan tetap nekat dan tiba-tiba mengirim foto bahwa dia sudah berada di depan hotel. 

Kejadian-kejadian ini membuat Alfi semakin merasa tidak nyaman dan takut. "Di situ dia (bos Alfi) tuh coba buat telepon-telepon terus ya," katanya.

Selain itu, Alfi juga mengungkapkan bahwa atasan tersebut pernah melakukan pelecehan secara fisik dengan memegang tangannya. 

Hal-hal ini membuat Alfi Damayanti memutuskan untuk mengungkapkan perbuatan atasan tersebut agar ada efek jera dan agar tidak ada lagi korban pelecehan di tempat kerja tersebut.

Kisah ini menjadi viral dan menarik perhatian publik, sehingga Alfi Damayanti diundang sebagai bintang tamu di tayangan "Perempuan Bicara". 

Alfi diminta berbicara lebih lanjut tentang kasus pelecehan yang dialaminya di tempat kerja.

Pelecehan seksual dan perilaku tak menyenangkan di tempat kerja adalah pelanggaran serius terhadap hak-hak individu dan merupakan masalah yang harus ditangani dengan serius. 

Penting bagi korban pelecehan untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak yang berwenang agar tindakan dapat diambil terhadap pelaku.

"Saya memahami bahwa Alfi Damayanti mengalami situasi yang tidak nyaman dan tidak pantas di tempat kerjanya. Adanya tekanan dari atasan untuk membagikan lokasi kos Alfi, baik melalui permintaan "shareloc" maupun dengan mengirim foto di depan hotel, adalah pelanggaran privasi yang serius. Tindakan tersebut melampaui batas profesionalisme dan etika dalam lingkungan kerja," katanta.

Terkait dengan pelecehan fisik yang dialami Alfi, yaitu atasan yang memegang tangannya, itu juga merupakan perilaku yang tidak pantas dan tidak dapat diterima di tempat kerja. 

Setiap individu memiliki hak untuk merasa aman dan nyaman di lingkungan kerja, dan tindakan tersebut jelas melanggar batas-batas tersebut.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi Alfi untuk melindungi dirinya sendiri. Berikut beberapa saran yang dapat diambil:

Jaga keamanan pribadi

Pastikan untuk menjaga informasi pribadi Anda, termasuk alamat tempat tinggal, dengan cermat. 

Jika Anda merasa terancam atau risih, pertimbangkan untuk membatasi informasi pribadi yang Anda berikan kepada orang lain, terutama jika mereka tidak berhak atau memiliki alasan yang jelas untuk mengetahuinya.

Buat catatan

Dokumentasikan semua insiden yang terjadi, termasuk tanggal, waktu, dan deskripsi kejadian. 

Ini dapat menjadi bukti jika Anda memutuskan untuk melaporkan masalah ini ke pihak berwenang atau ke departemen sumber daya manusia di tempat kerja.

Konsultasikan dengan pihak yang berwenang 

Jika Anda merasa terancam atau mengalami pelecehan di tempat kerja, penting untuk berbicara dengan seseorang yang berwenang. 

Ini bisa meliputi manajer langsung Anda, tim HR, atau atasan lainnya di perusahaan yang dapat memberikan bantuan dan mengatasi masalah ini.

Ikuti kebijakan dan prosedur 

Pastikan Anda memahami kebijakan perusahaan terkait pelecehan dan privasi. 

Jika perusahaan memiliki kebijakan yang jelas mengenai masalah ini, laporkan perilaku tersebut sesuai prosedur yang ditetapkan.

Bicarakan dengan orang terpercaya 

Carilah dukungan dari orang-orang terdekat, seperti teman atau keluarga, yang dapat memberikan pendapat, saran, atau bantuan moral.

Konsultasikan dengan profesional hukum 

Jika situasi ini berlanjut atau memburuk, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang pengacara yang berpengalaman dalam hukum ketenagakerjaan. 

Mereka dapat memberikan nasihat hukum yang tepat dan membantu Anda melindungi hak-hak Anda.

Penting untuk dicatat bahwa saya hanya dapat memberikan saran umum. 

Jika Alfi membutuhkan bantuan yang lebih khusus dan detil, direkomendasikan untuk mencari nasihat hukum dari profesional yang berkompeten dan berpengalaman di bidang ini. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Afi Damayanti Tanpa Masker Bikin Gaduh Netizen, Ini Penampakan Karyawati di Cikarang yang Tolak Staycation Bos

Afi Damayanti Tanpa Masker Bikin Gaduh Netizen, Ini Penampakan Karyawati di Cikarang yang Tolak Staycation Bos

Pekanbaru | Jum'at, 12 Mei 2023 | 21:10 WIB

Karyawan Cantik Cikarang Ini Akhirnya Bongkar Jabatan Pria yang Ajak Staycation, Dikenal Punya Power, Dekat dengan Penguasa

Karyawan Cantik Cikarang Ini Akhirnya Bongkar Jabatan Pria yang Ajak Staycation, Dikenal Punya Power, Dekat dengan Penguasa

Pekanbaru | Jum'at, 12 Mei 2023 | 18:03 WIB

Terkini

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:32 WIB

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:26 WIB

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:25 WIB

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:23 WIB

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:22 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Trik Menabung Era Inflasi: Gaya Micro-Saving ala Anak Rantau Batam

Trik Menabung Era Inflasi: Gaya Micro-Saving ala Anak Rantau Batam

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 15:19 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Buntut Intimidasi Dokter di IGD, Sekjen Golkar Pastikan Sanksi Tegas bagi Kader yang Buat Onar

Buntut Intimidasi Dokter di IGD, Sekjen Golkar Pastikan Sanksi Tegas bagi Kader yang Buat Onar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:16 WIB

×