SUARA PEKANBARU - Lady Nayoan mengaku tidak akan mempolisikan Rendy Kjaernett atas kasus perselingkuhan dengan Syahnaz Sadiqah.
Menurut Lady Nayoan, proses gugatan cerai terhadap Rendy Kjaernett pun dianggapnya sudah cukup.
"Posisinya kami sama sekali nggak ke arah sana," kata kuasa hukum Lady Nayoan, Ezra Simanjuntak, di kawasan Tendean Jakarta.
Sebab, Rendy Kjaernett sangat dekat dengan anak-anaknya. Oleh karena itu, Lady Nayoan tak mau laporan polisi, yang malah merusak hubungan baik anak-anak dengan ayahnya.
"Kan Pak Rendy juga masih dekat sama anak, jadi kami masih pertimbangkan hal-hal itu," kata Ezra.
Bahkan, Lady Nayoan masih memberikan kebebasan kepada Rendy Kjaernett untuk menemui hingga mengajak anak-anak menghabiskan waktu bersama usai pisah rumah.
"(Meski) sudah pisah, tapi Pak Rendy bebas bertemu anak, ngajak jalan segala macem," kata Ezra Simanjuntak.
"Itu dampak yang harus diperhitungkan untuk anak. Pasti, untuk anak-anak pasti diberikan yang terbaik," tambahnya.
Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett juga sudah meminta kuasa hukum masing-masing untuk membahas masalah nafkah anak, andai kesepakatan rujuk tak tercapai.
Baca Juga: Japan Open 2023: Pramudya/Yeremia Segera Hadapi Unggulan Terbaik Tiongkok
"Sudah ada pembicaraan antar kuasa hukum, tapi nominalnya (terkait nafkah) nggak etis kalau disampaikan," katanya.
Perselingkuhan Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah pertama kali terungkap lewat cerita Lady Nayoan di akun Instagram pribadinya beberapa waktu lalu.
Berdasarkan cerita Lady Nayoan, Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett selingkuh itu sudah berlangsung sejak Juli 2022.
Padahal saat itu, ia sedang berjuang menghadapi hidup dan mati karena dinding rahim yang hampir robek ketika sedang hamil.
Sampai pada September 2022, Syahnaz Sadiqah sempat meminta maaf ke Lady Nayoan atas hubungan gelapnya dengan Rendy Kjaernett.
Bahkan, istri Jeje Govinda tersebut telah berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.