SUARA PEKANBARU - Pedangdut Dewi Perssik kerap kali tak bisa mengontrol emosinya, bahkan hingga mengamuk ketika terlibat masalah dengan orang lain.
Belum lama ini, setelah viral perseteruan Dewi Perssik dengan Ketua RT buntut sapi kurban, penyanyi asal Jember itu kini berseteru dengan mantan suaminya, Saipul Jamil.
Dalam potongan video yang beredar di TikTok, Dewi Perssik diketahui sempat meminta doa kepada Ustadz Danu.
Kemudian, Ustadz Danu menyebut, jika di dalam tubuh Dewi Perssik terdapat banyak jin yang bersarang.
"Mbak Dewi Perssik itu cuma minta di doain aja. Cuma, memang yang saya amati banyak sekali sih di tubuhnya itu jin ya, sebenarnya," ucap Ustadz Danu, dikutip dari akun TikTok @mapendos_007.
Lantas Ustadz Danu menerangkan, jin bisa masuk ke dalam tubuh Dewi Perssik bukan tanpa sebab.
Namun, hal tersebut dikarenakan sifat agresif yang dimiliki mantan istri Aldi Taher tersebut.
"Jin dari mana? yang saya amati itu, Insya Allah dari kecenderungan agresifnya. Melakukan sesuatu itu agresif dengan emosional. Nah, dari titik itu, kalau umpamanya Mbak Depe itu sejak dulu itu agresif, emosi, pasti banyak jin yang masuk," kata Ustadz Danu.
Ustadz Danu juga menjelaskan, jin-jin yang bersarang di dalam tubuh tersebut bisa merugikan manusia.
Baca Juga: Enggan jadi Saksi Meringankan Anaknya Mario Dandy di Sidang David Ozora, Begini Alasan Rafael Alun
Sebab, dikatakannya, jin semakin menjadikan sifat emosional seseorang bertambah tinggi.
"Jin yang masuk ini bukan menjadikan seseorang itu tambah untung, malah tambah bermasalah lagi dengan keagresifan sifatnya. Emosionalnya pasti akan lebih tinggi lagi, sifat tersinggungnya lebih tinggi lagi," katanya.
Ustadz Danu kemudian menyebut, semakin banyak jin yang masuk ke tubuh seseorang, semakin mudah pula orang itu melakukan hal-hal agresif karena emosionalnya tinggi.
Hal tersebut, kata Ustadz Danu, berlaku bagi semua orang, tidak hanya pada Dewi Perssik saja.
"Jadi bukan Mabk Depe saja, siapapun. Kalau dia tidak taubat, mohon ampun ke Allah itu dia akan emosi, marah-marah. Marah itu kan tidak boleh, tapi dilakukan saja sama orang-orang," katanya. (*)