pekanbaru

Usia 17 Tahun Sudah Kecanduan Seks, Siswi SMP Ini Hamil dan Tersiksa Sifilis, Dokter: Percuma Aku Obati

Suara Pekanbaru Suara.Com
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 21:27 WIB
Usia 17 Tahun Sudah Kecanduan Seks, Siswi SMP Ini Hamil dan Tersiksa Sifilis, Dokter: Percuma Aku Obati
Penampakan gaya pacaran anak sekolahan. Kini ada kasus anak SMP aktif hubungan seks hingga akhirnya hamil dan berpenyakit sifilis. (suara.com)

SUARA PEKANBARU - Usia 17 tahun sudah kecanduan seks, siswi SMP ini hamil dan tersiksa sifilis, dokter: percuma aku obati.

Anak zaman sekarang benar-benar di luar dugaan. Ada kasus di mana di usia 17 tahun seorang siswi SMP sudah aktif secara seksual.

Dia mengaku sudah melakukan hubungan intim sejak SMP. Dan kini, remaja 17 tahun hamil ditambah menderita sifilis.

Pertanyaan apa bisa siswi SMP tersebut diobati dari penyakit sifilisnya?

Dengan pergaulan remaja saat ini semakin "brutal", maka pengetahuan soal penyakit menular seksual (PMS) sangat penting untuk diketahui anak-anak. 

Seks bebas dan ancaman penyakit menular kini bisa gampang menyanderan anak-anak kita. 

Parahnya dan sangat mengerikan adalah bahaya seks bebas dan mengerikannya  penyebaran penyakit menular.

Misal seperti dikutip dari konten kreator sekaligus berprofesi doker, dr Amira. Secara terang-terangan dan cukup mengejutkan kisah yang dibagikan Amira. 

Amira berbagi video saat memberikan edukasi kepada pasiennya yang masih berusia 17 tahun. 

Baca Juga: Nikita Mirzani Nangis Kejer, Menyesal dan Minta Maaf, Lubang Berbulu sampai Digibahin Netizen

Tentang kegiatan Amira ini dibagikan melalui akun TikTok @dokteramiraobgyn.

Rupanya pasien tersebut masih sangat muda. Pasien tersebut sedang hamil dan juga mengidap sifilis. 

Nah, cerita yang membuat miris adalah bagaimana pengakuan si remaja wanita tersebut, di mana dirinya sudah melakukan hubungan seksual secara aktif sejak duduk di bangku SMP.

Dan kini kondisi siswa SMP tersebut sedang hamil di luar nikah. "Intinya terpaparnya sifilis ini dari hubungan seksual yang tidak aman," kata Amira. 

"Bisa pasien yang nggak aman, bisa pasangan yang aman. Ini menunjukkan bahwa penyakit sifilis ini sangat tidak aman bagi ibu dan bayi," jelas Amira kepada pasiennya.

Kemudian Amira menganjurkan dilakukan injeksi antibiotik setiap minggu sebanyak 3 kali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI