SUARA PEKANBARU - Menemukan pilihan jurusan kuliah bukanlah suatu keputusan yang boleh diambil dengan cepat.
Seorang calon mahasiswa sebaiknya merenungkan apakah jurusan yang akan dia pilih cocok dengan minat dan kemampuannya.
Oleh karena itu, penting bagi calon mahasiswa untuk mengidentifikasi jurusan-jurusan yang akan menjadi tantangan serta yang lebih mudah baginya.
Hal ini perlu dijelajahi demi kelancaran perjalanan kuliah mereka. Ketika calon mahasiswa memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuannya, mereka akan memiliki peluang lebih besar untuk lulus dalam waktu yang tepat.
Sejumlah jurusan kuliah di seluruh dunia dianggap memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi.
Apa saja jurusan-jurusan tersebut?
1. Jurusan Teknik Biokimia
Pada bidang studi ini, mahasiswa akan belajar tentang fisika sains, matematika, kadang-kadang komputasi, dan juga aspek fisiologi.
Setelah menyelesaikan program studi ini, lulusan diharapkan mampu mengaitkan dan mempraktekkan konsep dan metode biokimia untuk memecahkan masalah di dalam bidang bioenergetika, enzimologi, dan biomolekul.
Baca Juga: Ikut Beaiswa Perintis 2024, Ini Dokumen Pendukung yang Harus Kamu Siapkan
Dalam hal peluang karier, lulusan teknik biokimia memiliki akses ke berbagai perusahaan farmasi, perusahaan pertanian, bahkan perusahaan makanan. Profesi yang tersedia termasuk Riset & Pengembangan, Pengendalian Kualitas, Analis Kualitas, dan lain sebagainya.
2. Jurusan Ilmu Matematika
Seperti namanya, matematika sering dianggap sebagai mata kuliah yang rumit dan menantang.
Memahami matematika memerlukan upaya keras dan komitmen, sehingga mahasiswa harus meluangkan waktu dan energi untuk memahami bahasa matematika yang penuh dengan rumus, teori, dan angka.
Lulusan dari jurusan ini akan diberdayakan untuk menemukan solusi atas berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan cara menyederhanakan masalah tersebut menjadi model matematika.
Meskipun dianggap sebagai salah satu jurusan paling sulit, peluang karier yang menarik menanti lulusan, termasuk sebagai Auditor, Analis Data, Aktuaris, pekerja di sektor perbankan, Insinyur, dan berbagai profesi lainnya.