Asuransi untuk Jamaah Haji: Kemenag Ponorogo Menjamin Perlindungan Bagi Jamaah yang Meninggal

Ponorogo Suara.Com
Jum'at, 23 Juni 2023 | 12:55 WIB
Asuransi untuk Jamaah Haji: Kemenag Ponorogo Menjamin Perlindungan Bagi Jamaah yang Meninggal
Jemaah haji yang meninggal di tanah suci ((Istimewa))

Suara Ponorogo - Kementerian Agama (Kemenag) memberikan jaminan kepada seluruh jamaah haji bahwa mereka dilindungi oleh undang-undang dalam setiap tahapan pelaksanaan ibadah haji. 

Hal ini disampaikan oleh Nurul Huda, Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, kepada wartawan

Nurul Huda menegaskan bahwa jamaah haji memiliki hak-hak yang dijamin oleh undang-undang, termasuk perlindungan, keamanan, dan pembinaan. 

"Siapapun yang menjadi jamah haji, mereka berhak mendapatkan perlindungan yang dijamin oleh undang-undang. Kami berkomitmen untuk memastikan kesejahteraan dan keselamatan jamaah haji dalam setiap tahapan perjalanan ibadah haji," ungkapnya.

Salah satu bentuk perlindungan yang diberikan adalah asuransi. Nurul Huda menjelaskan bahwa jika seorang jamaah haji meninggal dunia di tanah suci, maka keluarganya berhak menerima asuransi. 

Bahkan, jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan di pesawat saat perjalanan, jamaah haji juga akan mendapatkan dua jenis asuransi, yakni asuransi pesawat dan asuransi jamaah haji.

Meskipun belum ada informasi pasti mengenai jumlah jamaah haji asal Ponorogo yang meninggal dunia selama perjalanan ibadah haji tahun ini, 

Nurul Huda memastikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan Panitia Penyelenggara Haji dan Umrah (PPHI). 

"Hingga saat ini, kami mendapatkan informasi bahwa kondisi jamaah haji dari Ponorogo baik, memang ada yang meninggal dunia, 1 jemaah, selain itu hingga saat ini semua jemaah dalam keadaan sehat wal afiat, senang, dan bahagia," tambahnya.

Baca Juga: Erick Thohir Tuai Pro dan Kontra Soal Adakan Turnamen Antarnegara Muslim

Menanggapi mengenai proses pencairan asuransi bagi jemaah haji yang meninggal, Nurul Huda menyebutkan bahwa setelah ibadah haji selesai, keluarga jamaah haji yang meninggal harus melengkapi persyaratan yang telah ditentukan sebelum mengajukan permohonan pencairan. 

Namun, dia menegaskan bahwa proses tersebut cukup mudah untuk dijalani.

"Kami telah menyederhanakan prosedur tersebut agar keluarga jamaah haji yang meninggal dapat dengan mudah mengurusnya," jelas Nurul Huda.

Nurul Huda juga menambahkan bahwa proses pencairan dana asuransi haji tidak akan memakan waktu lebih dari satu bulan setelah persyaratan lengkap diajukan. 

Dengan adanya perlindungan undang-undang dan fasilitas asuransi yang diberikan oleh Pemerintah, diharapkan jamaah haji merasa aman dan tenang dalam menjalankan ibadah haji mereka.

Pemerintah terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah haji guna memastikan kelancaran dan kesuksesan ibadah haji tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI