ponorogo

Viral Santriwati di Magetan Tenteng Airsoft Gun di Media Sosial, Begini Klarifikasi Pihak Ponpes

Ponorogo Suara.Com
Minggu, 30 Juli 2023 | 13:37 WIB
Viral Santriwati di Magetan Tenteng Airsoft Gun di Media Sosial, Begini Klarifikasi Pihak Ponpes
santriwati di Magetan, Jawa Timur, membawa Airsoft Gun ((tangkapan Layar))

SUARA PONOROGO - Sebuah foto menghebohkan beredar di media sosial, menampilkan sejumlah santriwati Ponpes Baitul Qur'an di Magetan, Jawa Timur, tengah mengangkat senjata laras panjang dan mengenakan rompi mirip antipeluru. 

Kejadian ini terjadi saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di ponpes tersebut. Akibatnya, foto tersebut menjadi viral dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Ridwan, mengklarifikasi bahwa senjata laras panjang yang dibawa oleh para santriwati ternyata adalah airsoft gun, bukan senjata api (senpi). 

Sayangnya, airsoft gun yang dibawa oleh santriwati tidak memiliki izin resmi.

"Senjata yang dibawa jenis airsoft gun," ujar Kapolres Magetan. "Belum ada izin dan kita tahunya setelah viral di medsos," tambahnya.

Dalam foto yang beredar, terlihat enam santriwati mengenakan seragam atasan merah, bawahan rok panjang, dan kerudung warna biru, sambil memegang senjata laras panjang dan mengenakan rompi anti-peluru. 

Latar belakang foto tersebut adalah area persawahan dengan bangunan masjid yang terlihat sedikit.

Pihak Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Al-Jahra Magetan menyampaikan permohonan maaf atas beredarnya foto tersebut. Dijelaskan bahwa foto tersebut adalah simulasi kegiatan ekstrakurikuler yang direncanakan akan dilaksanakan di pondok pesantren.

Isgianto, Ketua Harian Yayasan Ponpes Baitul Qur’an Al-Jahra, menyatakan bahwa setelah mempertimbangkan dinamika dan masukan dari berbagai pihak, pondok pesantren tidak akan melanjutkan kegiatan Airsoft Gun Pelajar sebagai bagian dari ekstrakurikuler di Ponpes Al-Jahra Magetan.

Baca Juga: Teaser Baru The Killing Vote: Pengejaran Pembunuh yang Main Hakim Sendiri

"Melihat dinamika yang ada terkait viralnya kegiatan tersebut dan setelah kita kaji juga atas saran dari beberapa pihak, kita tidak akan melanjutkan kegiatan tersebut menjadi bagian dari ekstrakurikuler di Ponpes Al-Jahra Magetan," tutur Isgianto.

Dengan klarifikasi resmi ini, diharapkan masyarakat dapat mendapatkan pencerahan dan keresahan terkait kejadian ini dapat mereda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI