ponorogo

Reog Street Carnival Ponorogo: Spektakuler 1000 Warok Makan Sate dan Jathil Lanang

Ponorogo Suara.Com
Jum'at, 25 Agustus 2023 | 13:42 WIB
Reog Street Carnival Ponorogo: Spektakuler 1000 Warok Makan Sate dan Jathil Lanang
Persiapan event Reog Street Carnival (ponorogo.suara.com/dedy.s)

Suara Ponorogo - Ragam elemen masyarakat Ponorogo, mencakup para pengusaha, seniman, mahasiswa, hingga pejabat negara, bergabung dalam sebuah perhelatan istimewa bernama Reog Street Carnival.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 25-26 Agustus 2023 di Jalan Hos Cokroaminoto dengan diikuti 300 seniman Ponorogo.

Aan Widan Ahsani, yang merangkap sebagai Ketua Panitia Reog Street Carnival 2023, mengungkapkan tujuan utama di balik penyelenggaraan acara ini.

Menurutnya, event ini dirancang dengan niat mendorong potensi wisata di Ponorogo yang amat kaya akan nilai budaya. Salah satu inti pertunjukan yang akan tampil adalah Jathil Lanang.

Dalam penjelasannya, Aan menjelaskan bahwa Jathil Lanang memiliki keterkaitan erat dengan tradisi pagelaran reog yang telah diakar sejak zaman dahulu. 

Oleh sebab itu, kehadiran penampilan Jathil Lanang ini juga akan diartikan sebagai upaya pendidikan kepada masyarakat bahwa penari Jathil tak selalu sama seperti sekarang.

Terdapat beberapa variasi dalam penampilan Jathil Lanang, seperti Jathil Obyok dan Jathil Pentas yang memperlihatkan perbedaan karakteristik masing-masing.

"Perhatian utama dari perhelatan ini tertumpu pada pengangkatan Jathil Lanang, mengingat Jathil dulunya sangat erat dengan dominasi laki-laki," tambah Aan.

Dia juga menambahkan bahwa dalam acara ini, pihak penyelenggara akan mengundang sebanyak 1000 warok untuk menikmati makanan sate. Acara ini diatur berlangsung sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto, menciptakan suasana yang kian meriah.

Baca Juga: Pelajar Indonesia yang Tewas di Jepang Ternyata Berasal dari Padang Pariaman

Namun demikian, meski dihadirkan dengan konsep yang megah, tidak terelakkan bahwa beberapa kendala muncul dalam pelaksanaan event ini. 

Menurut alumnus dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo ini, salah satu hambatan yang dirasakan adalah dalam hal komunikasi.

Hal ini dikarenakan keterlibatan berbagai pihak dan sumber daya yang beragam dalam rangkaian pagelaran Reog Street Carnival ini.

"Kendala terutama dirasakan dalam aspek komunikasi karena melibatkan berbagai pihak. Namun, kami telah berhasil mengatasi hambatan tersebut dengan baik," ungkap Aan.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI