SUARA PONOROGO - Diduga karena rem mengalami kegagalan di turunan yang sangat curam, sebuah truk yang mengangkut muatan pasir mengalami kecelakaan tragis.
Truk tersebut terjun ke dalam jurang dengan kedalaman mencapai 5 meter, mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan truk. Selain merusak kendaraan, kecelakaan ini juga mengakibatkan sopir truk harus segera dibawa ke rumah sakit karena terbentur bagian depan truk.
Insiden tunggal ini terjadi pada hari Senin (29/8/23) pagi di jalan yang menghubungkan kecamatan Ngebel dan kecamatan Pulung. Lokasi tepatnya berada di Desa Pomahan, kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur.
Truk dengan nomor polisi B 9243 UKI yang membawa beban pasir mengalami kerusakan parah pada bagian depannya. Eko Purnomo, sopir truk, mengalami luka pada bagian kepala dan harus segera dilarikan ke puskesmas Pulung untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut penduduk setempat, truk yang sudah berusia dan baru saja dibeli untuk mengangkut pasir ini melaju dari turunan yang sangat curam dengan tujuan mengantarkan pasir ke kecamatan Pulung.
Diduga akibat rem yang tidak berfungsi dengan baik, truk kehilangan kendali dan langsung terjun ke dalam jurang dengan kedalaman 5 meter.
Cahyo Nugroho, seorang warga yang menjadi saksi mata, mengungkapkan, "Truk yang datang dari arah Ngebel menuju Pulung tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berhenti, mungkin karena remnya bermasalah, dan akhirnya terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 3 hingga 5 meter. Sopirnya terluka di bagian kepala dan langsung dibawa ke puskesmas Pulung."
AKP Mujiono, Kepala Kepolisian Sektor Pulung, memberikan penjelasan, "Kendaraan truk yang membawa muatan pasir ini kehilangan kendali saat meluncur dari turunan jalan yang tajam. Untuk menghindari bahaya yang lebih besar, sopir memilih untuk membelokkan truk ke arah sungai."
Hingga saat ini, bagian depan truk masih berada di dasar jurang dan belum berhasil dievakuasi. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus kecelakaan ini.
Baca Juga: Resmi Buka Rakornas PKB 2023, Cak Imin Minta Kader Tak Bahas Soal Pilpres