Pengakuan UNESCO Atas Reog Ponorogo Terganjal Dua Hal, Bupati Ponorogo Beri Jawaban Mengejutkan

Ponorogo

Senin, 28 Agustus 2023 | 17:48 WIB
Pengakuan UNESCO Atas Reog Ponorogo Terganjal Dua Hal, Bupati Ponorogo Beri Jawaban Mengejutkan
Pawai Reog Ponorogo di Jakarta (Istimewa)

SUARA PONOROGO - Pemerintah daerah Ponorogo menghadapi dua kendala penting terkait dengan penetapan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb). 

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menjelaskan bahwa UNESCO sebelumnya mengungkapkan keraguan terhadap bahan-bahan yang digunakan dalam seni Reog Ponorogo. 

Bahan-bahan seperti bulu merak dan kulit harimau, yang memiliki peran krusial dalam kesenian ini, dianggap digunakan tanpa mempertimbangkan etika.

Bulu merak diambil langsung dari burung merak, dan kulit harimau digunakan dalam karya seni tersebut.

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo merespons dengan serius. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini.

"Kami telah memberikan jawaban yang diperlukan dalam dosier, melakukan pembetulan, dan revisi untuk mengklarifikasi penggunaan bahan-bahan ini. Prinsip-prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan menjadi fokus dalam penyusunan dosier ini," tegas Sugiri.

Lebih jauh, Bupati Sugiri menjelaskan adanya perubahan paradigma dalam seni Reog Ponorogo.

"Karya seni Reog Ponorogo yang dihasilkan saat ini tidak lagi menggunakan bahan-bahan dari satwa liar seperti harimau. Kami telah melakukan inovasi dengan melukis kulit sapi dan kambing sehingga mengadopsi motif harimau, bahkan dengan penampilan yang lebih menarik," ujarnya.

Sugiri juga menjelaskan bahwa penggunaan bulu merak memiliki dasar biologis yang sah. "Bulu merak secara alami rontok setiap tahun. Ini berlaku tidak hanya untuk merak, tetapi juga untuk burung lain seperti ayam dan entok," paparnya.

baca juga

Mengenai penggunaan kulit harimau, Bupati Sugiri menjelaskan bahwa langkah-langkah telah diambil untuk merancang ulang seni Reog agar lebih ramah lingkungan.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan Reog yang tidak lagi bergantung pada bahan-bahan dari binatang. Kami telah memulai dialog dengan masyarakat dan mengusulkan alternatif seperti merak sintetis dan kulit sintetis berkualitas tinggi," jelasnya.

Meski menyadari bahwa perubahan tersebut bukanlah perkara mudah dan membutuhkan dukungan luas, Bupati Sugiri mengindikasikan partisipasi pihak akademis dan masyarakat dalam proses perubahan ini.

Meskipun tantangan besar terkait penetapan Reog Ponorogo sebagai WBTb telah diatasi, Bupati menyadari bahwa perjalanan menuju Reog yang ramah lingkungan masih memerlukan usaha keras dan kerjasama dari berbagai pihak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Akibat Rem Bermasalah, Truk Muatan Pasir Terjun ke Jurang 5 Meter di Ponorogo

Diduga Akibat Rem Bermasalah, Truk Muatan Pasir Terjun ke Jurang 5 Meter di Ponorogo

Ponorogo | Senin, 28 Agustus 2023 | 15:15 WIB

Pantai Teleng Ria di Pacitan: Surga Baru Selancar di Tepi Samudera Hindia

Pantai Teleng Ria di Pacitan: Surga Baru Selancar di Tepi Samudera Hindia

Ponorogo | Minggu, 27 Agustus 2023 | 22:35 WIB

Ribuan Peserta Pawai Budaya Reog Ponorogo Memadati Halaman Depan Kemenko PMK

Ribuan Peserta Pawai Budaya Reog Ponorogo Memadati Halaman Depan Kemenko PMK

Ponorogo | Minggu, 27 Agustus 2023 | 22:22 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×