ponorogo

Kabupaten Ponorogo Kesulitan Rekrut Dokter Spesialis Melalui Mekanisme P3K

Ponorogo Suara.Com
Senin, 16 Oktober 2023 | 21:29 WIB
Kabupaten Ponorogo Kesulitan Rekrut Dokter Spesialis Melalui Mekanisme P3K
Andy Susetyo, Kepala BKPSDM (ponorogo.suara.com/dedy.s)

Suara Ponorogo - Antusiasme yang rendah terlihat dalam upaya pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk merekrut tenaga medis berpengalaman dalam posisi Dokter Spesialis melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Meskipun Pemerintah Bumi Reog telah membuka pendaftaran untuk enam formasi PPPK nakes, yang ditujukan untuk Dokter Spesialis, sayangnya, tak ada satu pun pelamar yang mendaftar.

Formasi yang kosong ini meliputi Ahli Muda Dokter Spesialis Anak, Ahli Muda Dokter Spesialis Bedah, Ahli Muda Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Ahli Muda Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Ahli Muda Dokter Spesialis Radiologi, serta Ahli Pertama Penata Anestasi. Keadaan ini sangat memprihatinkan, mengingat pentingnya kehadiran Dokter Spesialis di sistem kesehatan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andy Susetyo, mengakui bahwa situasi ini bukan hal yang baru.

Bahkan beberapa tahun sebelumnya, lowongan untuk Dokter Spesialis selalu kosong. Bahkan saat pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, lowongan untuk Dokter Spesialis juga tak ditempati.

"bahwa formasi yang tak tersentuh oleh pelamar ini akan diajukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sementara itu, kebutuhan akan Dokter Spesialis di Kabupaten Ponorogo sangat mendesak, terutama dengan rencana pembukaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono dan Hospitel Bantarangin di Kecamatan Kauman" terangnya, senin {16/10/23)

Sangat disayangkan bahwa meskipun terdapat 912 formasi PPPK yang tersedia di Kabupaten Ponorogo pada tahun 2023, termasuk 447 formasi untuk tenaga kesehatan (nakes), hanya 2.474 orang yang mendaftar, dan tak seorang pun yang tertarik untuk posisi Dokter Spesialis.

Semoga langkah-langkah lebih menarik dan insentif yang lebih besar dapat diterapkan untuk menarik para spesialis medis ke daerah ini, sehingga kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas dapat terpenuhi.
 

Baca Juga: Nasib Gibran di Kandang Banteng Pasca Putusan MK, Politisi PDIP: Tunggu Step By Step Saja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI