Agar Bisa Duduk di KRL Saat Jam Sibuk, Simak Trik Berikut

Poptren

Jum'at, 15 Juli 2022 | 05:15 WIB
Agar Bisa Duduk di KRL Saat Jam Sibuk, Simak Trik Berikut
suara.com

Poptren.suara.com - Seiring menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia, aturan terkait jumlah penumpang transportasi umum kembali dimaksimalkan. Terutama di kereta rel listrik (KRL) Commuterline yang menjadi salah satu transportasi umum utama bagi masyarakat di Jabodetabek. 

Walaupun jarak tempat duduk penumpang sudah tidak dibatasi, tapi mendapatkan rempat duduk di KRL saat jam sibuk, rasanya mustahil. Ada trik yang bisa dilakukan agar bisa duduk saat naik KRL. 


Berikut saran bagi anak kereta :

1. Pilih Kereta dengan Gerbong Terbanyak

KRL ada yang terdiri dari 8, 10, dan 12 gerbong. Semakin banyak jumlah gerbong tentu juga lebih banyak kursi yang tersedia. Agar kesempatan duduk lebih besar, sebaiknya naik kereta dengan jumlah gerbong 10 atau 12.

2. Antre Paling Depan

Segera berdiri paling depan dekat pintu KRL akan terbuka. Tapi ingat, jangan antre di depan pintu terbuka karena berisiko bertabrakan dengan penumpang yang akan turun. Berdiri saja di samping pintu. Posisi itu bisa lebih mudah untuk menyelinap masuk ke KRL.

Tetap hati-hati bestie. Usahakan jangan terdorong dorong oleh calon penumpang lain.

3. Tunggu di Area Tengah

baca juga

Bagi penumpang laki-laki tentu tidak bisa naik ke setiap gerbong paling ujung karena itu area khusus perempuan. Tetapi, menunggu di sekitar pemberhentian gerbong tengah bisa jadi pilihan yang tepat. Biasanya orang cenderung malas untuk berjalan terlalu jauh dari pintu masuk stasiun. Hal itu bisa jadi kesempatan agar bisa dapat tempat duduk.

4. Jangan Berdiri di Depan Penumpang yang Tidur

Kalau kondisi KRL sudah penuh, jangan berdiri di depan penumpang yang sedang tidur. Karena biasanya, penumpang yang tidur berarti tujuan stasiunnya masih jauh.

5. Jangan Duduk di Kursi Prioritas

Kursi prioritas khusus diperuntukan bagi ibu hamil, orang yang membawa balita, disabilitas, dan lansia. Jadi kalau bukan kelompok tersebut, sebaiknya jangan duduk di kursi prioritas meskipun di sana kosong. Karena saat ada penumpang prioritas, orang yang tidak berhak tapi duduk di kursi prioritas akan diminta bangun.

Kecuali kalo kamu termasuk kategori prioritas tersebut.

6. Naik Kereta Tujuan Berlawanan

Cara ini hanya bisa dilakukan jika kamu tidak berada di stasiun ujung dan memang memiliki banyak waktu. Misalnya, tujuan sasiun ke arah Depok-Bogor, kamu bisa naik KRL arah Jakarta Kota. Setelah kereta sampai di Jakarta Kota tidak perlu turun, karena kereta akan kembali ke rute Depok-Bogor.

Itu trik-trik yang bisa kamu coba. Semoga bermanfaat !

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Curhat Penumpang Awalnya Kasihan dengan Pria Sakit di Kereta, Ending Kesal

Curhat Penumpang Awalnya Kasihan dengan Pria Sakit di Kereta, Ending Kesal

Your Say | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:10 WIB

Terkini

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

×